Penutupan Objek Wisata di Gunung Kidul Diperpanjang, Wisatawan Mohon Bersabar

Antara, Jurnalis · Rabu 25 Agustus 2021 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 24 406 2460474 penutupan-objek-wisata-di-gunung-kidul-diperpanjang-wisatawan-mohon-bersabar-J8Eg0x6mvS.jpg Pantai Ngandon di Gunung Kidul, DIY (Antara)

PEMERINTAH Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memperpanjang penutupan sementara seluruh objek di wilayah ini menyusul diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat hingga 30 Agustus 2021.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul Harry Sukomono mengatakan penuntupan sementara ini sesuai dengan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 35 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Baca juga:  Mau Liburan ke Gunung Kidul, Ribuan Wisatawan Dihalau Petugas

"Menindaklanjuti Intruksi Mendagri, maka kami memperpanjang penutupan sementara seluruh objek wisata di Gunung Kidul hingga Senin (30 Agustus," kata Harry di Gunung Kidul, Selasa 24 Agustus 2021.

 

Seperti diketahui, berdasarkan Intruksi Mendragi lima kabupaten/kota di DIY masih berstatus Level 4, sehingga seluruh objek atau kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan ditutup sementara sampai kondisi dinyatakan baik.

Namun demikian, Harry mengakui setiap akhir pekan banyak wisatawan yang akan masuk ke objek wisata di Gunung Kidul. Namun pihaknya tetap konsisten menutup sementara seluruh objek wisata, sampai ada keputusan dari pemerintah pusat.

Ribuan wisawatan yang akan masuk objek wisata langsung diminta putar balik. Berdasarkan laporan dari petugas di lapangan, wisatawan berasal dari wilayah Solo Raya, Magelang, hingga Semarang.

"Kami mengimbau calon wisatawan agar tidak datang terlebih dahulu. Mohon bersabar karena penutupan ini agar semuanya kondusif terlebih dahulu. Kami mohon maaf atas kebijakan meminta seluruh wisatawan untuk putar balik. Kebijakan ini demi kebaikan bersama," kata Harry.

 Ilustrasi

Harry juga mengakui adanya PPKM ini, Pemkab Gunung Kidul harus kehilangaan potensi pendapatan asli daerah hingga belanja wisatawan sebesar Rp25 miliar.

"Tingkat kunjungan rata-rata 40.000 orang per minggu. Jika sampai 30 Agustus 2021 penutupan sekitar delapan minggu," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini