Cegah Kerumunan Tradisi 15 Suro, 3 Jalan Arah Pantai Parangtritis Disekat

Antara, Jurnalis · Rabu 25 Agustus 2021 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 24 406 2460606 cegah-kerumunan-tradisi-15-suro-3-jalan-arah-pantai-parangtritis-disekat-qsfZTQ6Js0.JPG Kawasan wisata Pantai Parangtritis, DIY (Foto: Antara)

PIHAK Kepolisian Resor (Polres) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan penyekatan kendaraan di tiga lokasi pada ruas jalan menuju kawasan wisata Pantai Parangtritis, guna mengantisipasi kerumunan masyarakat pada perayaan tradisi malam 15 Muharram atau 15 Suro.

"Dilakukan penyekatan di tiga lokasi menjadi tiga ring, karena kita ketahui bahwa malam ini malam 15 Muharam 1443 Hijriyah atau Suro ada tradisi labuhan di Parangkusumo Parangtritis," ujar Kapolres Bantul, AKBP Ihsan.

Tiga lokasi penyekatan arus tersebut pertama, di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) atau gerbang masuk wisata sebagai ring pertama, kemudian ring kedua simpang tiga setelah Jembatan Kretek, dan ring tiga di ruas jalan daerah Ngangkruksari.

Baca juga: 71.364 Wisatawan Kunjungi Bantul, Pantai Parangtritis Paling Favorit

"Rekan-rekan media tentu sudah paham ini tradisi tahunan, sehingga perlu kita antisipasi kerumunan dan mulai tadi pagi jam 09.00 WIB kita lakukan penyekatan, jadi ada tiga lokasi penyekatan," tuturnya.

Ia berharap, dengan penyekatan kendaraan di tiga titik ruas Jalan Parangtritis Bantul tersebut dapat mencegah mobilitas masyarakat dari Yogyakarta maupun luar daerah masuk kawasan Parangtritis dalam waktu bersamaan, terlebih saat ini masih diterapkan PPKM Level 4.

"Karena pengalaman 1 Muharram kemarin ternyata pengunjung yang paling banyak dari luar Yogyakarta, seperti Solo, Klaten, Kudus (Jawa Tengah) dan sebagainya yang pengen melakukan ritual-ritual di Parangtritis dan Parangkusumo. Kita berharap dengan penyekatan ini tentunya setidaknya bisa mengantisipasi kerumunan," katanya.

Ihsan mengakui jika arah menuju kawasan Parangtritis dapat dilalui dengan melintas jalan kecil, namun setidaknya upaya ini dapat meminimalisir mobilitas masyarakat yang besar.

"Walau kita ketahui masih ada jalan tikus di situ, tapi ini upaya kita untuk mencegah terjadinya kerumunan. Jadi mulai malam ini sampai besok pagi kami lakukan penyekan. Nanti saya juga akan ke sana may cek," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini