Pesona Nglanggeran yang Wakili Indonesia di Ajang Desa Wisata Terbaik Dunia

Antara, Jurnalis · Kamis 26 Agustus 2021 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 25 406 2461191 pesona-nglanggeran-yang-wakili-indonesia-di-ajang-desa-wisata-terbaik-dunia-DnQWtK9tSH.jpg Desa wisata Nglanggeran di Gunung Kidul, DIY (Antara/Sutarmi)

DESA Wisata Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terpilih mewakili Indonesia mengikuti ajang Best Tourism Village atau Desa Wisata Terbaik Dunia dari Organisasi Pariwisata Dunia PBB atau UNWTO.

"Kami sudah menerima surat pemberitahuan mengenai Desa Nglanggeran masuk satu dari tiga desa wisata di Indonesia yang diusulkan dalam lomba internasional dai UNWTO,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul Harry Sukmono di Gunung Kidul, Rabu 25 Agustus 2021.

Baca juga: Tete Batu Wakili Indonesia dalam Ajang Desa Wisata Dunia UNWTO

“Saat ini, kami masih proses melengkapi persyaratan yang dibutuhkan melalui aplikasi yang sudah disediakan. Kami diberi waktu hingga 26 Agustus untuk melengkapi persyaratan tersebut."

Ia mengatakan kawasan Nglanggeran memiliki berbagai keunikan di antaranya Gunung Api Purba, embung, hingga "Kampung Pitu" atau kawasan yang hanya dihuni tujuh kepala keluarga.

Selain itu, kawasan Nglanggeran juga terdapat perkebunan pengelolaan coklat dari hulu sampai hilir atau mulai dari penanaman, pengolahan, hingga pemasaran dilakukan oleh warga sekitar, dan melibatkan ibu-ibu.

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Kampung Takpala, Warisan Budaya Leluhur di Alor

Selanjutnya, Desa Nglanggeran memiliki banyak penghargaan baik nasional maupun internasional diantaranya, desa wisata berkelanjutan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama 12 desa wisata yang lain di Indonesia. Selain itu juga menjadi salah satu situs dalam Gunung Sewu Global Geopark, cagar alam geologi, dan warisan geologi.

"Desa Wisata Nglanggeran merupakan desa terlengkap sebagai desa wisata mulai dari sumber daya alam, budaya ada ikonik kampung pitu, serta budaya lain. Kegiatan masyarakat peternakan, pertanian, dan itu bisa menjadi nilai ekonomi, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Harry.

Harry mengutarakan harapannya agar Desa Wisata Nglanggeran mampu menjadi terbaik, dan yang paling utama mampu mengangkat potensi lokal dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

"Apapun hasilnya nanti, semoga hasilnya terbaik bagi semua," harapnya.

Sebelumnya Desa Tete Batu di Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat juga dipastikan ikut dalam ajang international tersebut mewakili Indonesia.

"Tete Batu akhirnya pasti mewakili RI di ajang lomba desa wisata yang diselenggarakan oleh UNWTO," kata Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, Jumat lalu.

 Ilustrasi

Ia mengatakan, informasi masuknya Desa Tete Batu ini diperoleh langsung dari Kemenparekraf yang memastikan terdapat tiga desa wisata yang diusulkan mengikuti lomba di UNWTO Selain Tete Batu dan Nglanggeran, ada satu desa lagi dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Pemerintah provinsi mengapresiasi upaya yang dilakukan Kabupaten Lombok Timur yang sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk pengusulan lomba ini. Gubernur NTB dan Bupati Lombok Timur mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya atas atensi dan keputusan Kemenparekraf pada 19 Agustus, menetapkan desa wisata Tete Batu sebagai peserta lomba UNWTO. Terima kasih atas dukungan Mas Menteri Parekraf semoga Tete Batu juara," tutur Yusron Hadi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini