Maskapai Australia Siap Buka Penerbangan Internasional Jelang Natal

Gracella Kezia, Jurnalis · Jum'at 27 Agustus 2021 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 27 406 2462026 maskapai-australia-siap-buka-penerbangan-internasional-jelang-natal-UNbN2o4Rst.JPG Ilustrasi (Foto: Instagram/@qantas)

MASKAPAI penerbangan asal Australia, Qantas berharap dapat melanjutkan perjalanan internasional menjelang Natal pada Desember mendatang. Singapura, Amerika Serikat, Jepang, Inggris dan Kanada merupakan tujuan luar negeri pertama yang akan dilakukan.

Maskapai kebanggaan Australia menyatakan bahwa rencana penerbangan internasional telah sejalan dengan peluncuran vaksin Covid-19 di negara itu yang diproyeksikan mencapai 80 persen pada Desember nanti.

Qantas membuat pengumuman pada 26 Agustus 2021 kemarin menyusul pelaporan kerugian mengejutkan sebesar 2,3 miliar dolar sebelum pajak karena penutupan perbatasan dan pembatasan perjalanan yang terus mendatangkan malapetaka bagi industri penerbangan.

Menurut rencana, tujuan dengan tingkat vaksinasi tinggi dan risiko Covid-19 rendah, seperti Inggris, Amerika Utara, dan sebagian Asia akan menjadi prioritas pertama Qantas untuk perjalanan internasional mereka pada pertengahan Desember 2021.

Melansir laman News.com.au, penerbangan ke tujuan berisiko dengan tingkat vaksinasi yang rendah, seperti Bali, Phuket, Bangkok, Manila, Kota Ho Chi Minh, dan Johannesburg, akan ditunda setidaknya hingga April 2022.

Baca juga: Potret Pramugari Cantik Linda Puspita Sari Bikin Jantung Berdebar, Netizen: Tante, Nikah Yuk!

Infografis Maskapai dengan Menu Makanan Terbaik

"Prospek terbang ke luar negeri mungkin terasa jauh, terutama dengan New South Wales dan Victoria terkunci, tetapi kecepatan peluncuran vaksin saat ini berarti kita akan memiliki lebih banyak kebebasan dalam waktu beberapa bulan," ujar CEO Qantas Airways, Alan Joyce.

“Jelas terserah pemerintah bagaimana pastinya dan kapan perbatasan internasional kita dibuka kembali. (Pemerintah) Australia berada pada jalur untuk memenuhi (target vaksinasi) 80 persen yang disepakati oleh kabinet nasional pada akhir tahun, sehingga kita perlu merencanakan ke depan untuk apa yang kompleks. Memulai kembali proses," tuturnya.

"Beberapa orang mungkin mengatakan kami terlalu optimis, tetapi berdasarkan kecepatan peluncuran vaksin, ini di dalam jangkauan dan kami ingin memastikan kami siap,” lanjut Joyce.

Qantas menyebut, rencana itu tergantung pada keputusan Pemerintah Federal dalam beberapa bulan mendatang, termasuk persyaratan karantina untuk pelancong yang kembali.

Sementara Inggris dan negara-negara di Amerika Utara dan Asia telah dijadwalkan sebagai tujuan pertama berdasarkan peringkat. Rencana dimulainya penerbangan internasional juga akan tergantung pada kebijakan masuk dari negara-negara tersebut.

Jika semuanya berjalan seperti yang diharapkan, pelancong yang divaksinasi dapat terbang ke Singapura, Amerika Serikat, Jepang, Inggris, dan Kanada dengan Boeing 787, Airbus A330, dan 737, dan Fiji dengan A320 pada bulan Desember.

Baca juga: Maskapai Ini Tawarkan Hadiah Gratis Terbang 1 Tahun ke Penumpang yang Sudah Divaksinasi

Maskapai ini juga akan memperluas jangkauan pesawat A330-200 untuk mengoperasikan beberapa rute trans-Pasifik, seperti Brisbane-Los Angeles dan Brisbane-San Francisco.

“Ada banyak pekerjaan yang perlu dilakukan, termasuk pelatihan untuk pegawai kami dan dengan hati-hati membawa pesawat kembali ke layanan,” kata Joyce.

“Kami juga bekerja untuk mengintegrasikan tiket perjalanan IATA ke dalam sistem kami untuk membantu pelanggan kami membuktikan status vaksin dan lintas batas mereka," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini