Hidup 43 Juta Tahun Lalu, Paus Berkaki 4 Ternyata Bisa Berenang dan Berjalan di Darat

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Sabtu 28 Agustus 2021 02:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 27 406 2462274 hidup-43-juta-tahun-lalu-paus-berkaki-4-ternyata-bisa-berenang-dan-berjalan-di-darat-QZTuP1OQ7w.jpg Ilustrasi paus berkaki 4 yang hidup 43 juta tahun lalu (Dr Robert W. Boessenecker via BBC)

SEJUMLAH ilmuwan di Mesir telah mengidentifikasi fosil purba terbaru yang ditemukan di Padang Pasir Barat, Mesir.

Menurut mereka, fosil tersebut adalah spesies paus berkaki empat yang hidup sekitar 43 juta tahun lalu. Spesies itu dinamai Phiomicetus Anubis.

Baca juga: Kapal Matahari Milik Firaun Berusia 4.600 Tahun Dipindahkan ke Museum

Nama ini disematkan karena fosil tengkorak yang ditemukan menyerupai Anubis, dewa Mesir kuno berkepala anjing.

Nenek moyang paus modern ditengarai berwujud mamalia seperti rusa yang hidup di darat dalam kurun 10 juta tahun.

Spesies Phiomicetus Anubis punya rahang kuat untuk menangkap mangsa. Bobot tubuhnya diperkirakan mencapai 600 kilogram dan panjang badannya tiga meter, sebagaimana dipaparkan kajian yang dimuat jurnal ilmiah Proceedings of the Royal Society B pada Rabu (25/8/2021).

Spesies paus ini disebut dapat berjalan di darat dan berenang di air.

Baca juga: 5 Temuan Mengagumkan di Antartika, Tengkorak Lonjong hingga Meteorit dari Planet Mars

Fosil purba spesies ini ditemukan dalam kondisi tidak utuh di Cekungan Fayum, Mesir, yang sarat dengan fosil. Saat ini area tersebut merupakan padang pasir, namun dulunya kawasan itu adalah bagian dari laut.

"Phiomicetus Anubis adalah spesies baru paus yang menjadi kunci dan temuan penting bagi paleontologi Mesir dan Afrika," kata pemimpin kajian dari Universitas Mansoura, Abdullah Gohar, kepada kantor berita Reuters.

Fosil paus purba yang ditemukan di Mesir bukanlah fosil paus berkaki pertama yang ditemukan di dunia. Akan tetapi Phiomicetus Anubis diyakini merupakan paus semi-akuatik tipe paling awal yang ditemukan di Benua Afrika.

Ilustrasi

Spesies paus diyakini berkembang pertama kali di kawasan Asia Selayan sekitar 50 juta tahun lalu.

Pada 2011, sekelompok ahli paleontologi di Peru menemukan fosil paus berkaki empat dengan selaput kaki yang berumur 43 juta tahun lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini