Segera Dikeruk, Muara Sungai Kurau Babel Bakal Dijadikan Objek Wisata Bahari

Antara, Jurnalis · Sabtu 28 Agustus 2021 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 27 406 2462361 segera-dikeruk-muara-sungai-kurau-babel-bakal-dijadikan-objek-wisata-bahari-cTKC1Ecf1c.jpg Muara Kurau di Bangka Tengah (Antara)

PEMERINTAH Provinsi Kepulauan Bangka Belitung segera mengeruk dan menata muara Sungai Desa Kurau Kabupaten Bangka Tengah, guna menjadikan Kurau sebagai desa wisata bahari untuk mendorong perekonomian masyarakat.

"Dalam waktu dekat ini, kita membenahi muara Sungai Kurau untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir itu," kata Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman Djohan di Pangkalpinang, Jumat.

Baca juga:  Melihat dari Dekat Pantai Unik di Pulau Bangka, Ada Batu Berbentuk Dinding Raksasa

Ia mengatakan pengerukan muara dan pembangunan fasilitas pendukung wisata di kawasan Sungai Kurau ini, karena lokasi ini akan menjadi titik poin untuk ke Pulau Ketawai yang merupakan objek wisata pulau yang banyak dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara.

"Jika muara sungai ini sudah dibenahi, tentunya nanti akan tumbuh UMKM-UMKM di desa ini," ujarnya.

 

Menurut dia, dalam mempercepat mewujudkan Kurau sebagai desa wisata, pihak Balai Wilayah Sungai Bangka Belitung Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (BBWS SDA) Kementerian PUPR akan membantu pembangunan infrastruktur seperti jalan dan taman di kawasan muara sungai ini.

"Saat ini kondisi muara Sungai Kurau ini mengalami pendangkalan, sehingga kapal-kapal nelayan dan kapal pengangkut wisatawan ke Pulau Ketawai sulit bersandar di muara sungai tersebut," katanya.

Baca juga:  5 Destinasi Wisata bak Surga di Belitung, Maldives-nya Indonesia

Kepala Dirjen SDA Balai Wilayah Sungai Bangka Belitung Panca Hermawan mengatakan Sungai Kurau ini memiliki luas DAS 575 km2 sudah mengalami sedimentasi sebesar 221.232,598 ton/tahun.

"Kami akan melakukan berbagai langkah penanganan diantaranya, pengendalian sedimen degradasi sungai, pembuatan tanggul, parapet, pembangunan jeti atau bangunan pengendali muara dan lokasi tambatan perahu," katanya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini