Masuk 50 Besar ADWI 2021, Begini Keunikan Desa Wisata Apar yang Dikunjungi Sandiaga

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 28 Agustus 2021 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 27 408 2462346 masuk-50-besar-adwi-2021-begini-keunikan-desa-wisata-apar-yang-dikunjungi-sandiaga-cqGd5Tgwbf.JPG Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di Desa Wisata Apar, Pariaman, Sumatera Barat (MPI/Pradita)

ANUGERAH Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 memasuki tahapan 50 besar. Dewan juri melakukan kunjungan dan penilaian langsung kepada 50 besar desa wisata yang didasarkan pada tujuh kategori lomba serta klasifikasi desa wisata.

Desa Wisata Apar di Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sumatera Barat, menjadi desa wisata pertama yang dikunjungi dan dinilai oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno bersama dewan juri ADWI, pada Jumat 27 Agustus 2021.

Sandiaga Uno, menyebutkan ADWI merupakan salah satu upaya yang dilakukan Kemenparekraf dalam mewujudkan desa wisata sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Baca juga:  Pesona Nglanggeran yang Wakili Indonesia di Ajang Desa Wisata Terbaik Dunia

Desa wisata sendiri, merupakan simbol kebangkitan ekonomi nasional dan desa wisata merupakan tren terbaru pariwisata pascapandemi yang berbasis nature and culture, fokus pada alam terbuka dan budaya.

Menurut Sandi, desa satu ini memiliki potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang besar.

"Kita bisa lihat Desa Wisata Apar Kota Pariaman, betapa besarnya potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada. Mulai dari pantainya yang indah dan bersih, track mangrove, konservasi penyu, juga yang tidak kalah menarik adalah STIB (Sekolah Tinggi Ilmu Baruak)," kata Menparekraf Sandiaga Uno saat ditemui di lokasi, Jumat (27/8/2021).

 

Selain itu, desa satu ini dengan memiliki berbagai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang bisa menjadi keunggulan untuk bisa menarik wisatawan sehingga memberikan manfaat ekonomi dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Contohnya STIB, ketika masyarakat setempat melatih beruk untuk dapat memetik buah kelapa dan memilihkan yang terbaik dan kemudian diberikan kepada wisatawan.

Baca juga: 1.831 Desa Wisata Ikut ADWI 2021, Sandiaga: Ada Ratusan Tak Sempat Daftar

Selain itu, wisatawan juga bisa menikmati rindangnya hutan mangrove yang dilengkapi dengan tracking mangrove, gazebo insta spot, menelusuri hutan mangrove dengan perahu kano, menara pandang, hingga hewan-hewan yang ada di dalam kawasan wisata Apar.

 Dari segi alam, Desa Wisata Apar memiliki hamparan pantai yang biru nan bersih, memiliki sunset yang indah dan konservasi penyu. Selain sunset, yang menjadi ciri khas Desa Wisata Apar olahan buah mangrove jadi minuman dan makanan.

Nah, untuk kriya alias kerajinan tangan ekonomi kreatif dengan kearifan lokal ada seni menyulam dengan benang emas dan kerajinan batang pisang. Semua potensi ini dikatakan Sandi, adalah program yang tepat menyasar pada masyarakat sekitar.

"Jadi kita bisa lihat di desa wisata Apar hari ini, bahwa ini adalah satu program yang sangat menyentuh masyarakat. Desa wisata ini programnya tidak mengawang, tapi konkret serta tepat manfaat, tepat sasaran, dan tepat waktu. Memberikan sentuhan kepada masyarakat yang membutuhkan. Jadi kita sekarang fokus ke desa wisata yang jadi program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," imbuh Sandiaga.

Desa Wisata, salah satu seperti Desa Wisata Apar diharapkan Sandiaga bisa menjadi daya ungkit bagi ekonomi desa dan sebagai alat promosi yang mumpuni untuk menunjukkan potensi desa-desa wisata di Indonesia kepada wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.

Ilustrasi

Serta mendorong daerah untuk dapat menciptakan desa wisata-desa wisata baru di wilayahnya yang dapat membangkitkan ekonomi desa.

"Ini adalah simbol kebangkitan kita, dan saya yakin kita akan mampu menghasilkan desa wisata yang memiliki potensi untuk menjadi keunggulan kita ke depan," pungkas Sandiaga.

Sebagai informasi, Provinsi Sumatra Barat jadi provinsi yang terbanyak mendaftarkan desa wisatanya di ajang ADWI 2021. Tercatat ada 231 desa wisata dari provinsi satu ini yang mendaftar di ajang ADWI 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini