Fakta Menarik Aspendos, Spot Favorit Raffi-Nagita saat Liburan di Turki

Firziana Zahra, Jurnalis · Sabtu 28 Agustus 2021 20:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 28 408 2462547 fakta-menarik-aspendos-spot-favorit-raffi-nagita-saat-liburan-di-turki-hYjV7mdyKw.JPG Raffi Ahmad dan Nagita Slavina berfoto di Teater Aspendos, Turki (Foto: Instagram/@raffinagita1717)

RAFFI Ahmad dan Nagita Slavina tengah menikmati masa liburan sekaligus bekerja di Turki. Mereka begitu tampak mesra, terlebih sang istri tercinta sedang hamil anak kedua.

Saat mengunjungi Aspendos, salah satu situs bersejarah di Turki, mereka berpose di depan bangunan tua dengan saling rangkul dan bertatapan wajah.

"ASPENDOS Ancient city of Antalya. Keren sih tempatnya. Kalau ke Turkey mampir ke sini ya. Hmm mau kemana lagi ya?," tulis caption Raffi pada postingan yang diunggah pada 27 Agustus 2021 di Instagram pribadinya @raffinagita1717.

Bukan hanya kepincut dengan kemesraan Raffi-Nagita, netizen juga kerap salah fokus dengan keindahan kota tua tersebut. Jadi penasaran kan seperti apa keindahan Aspendos? Yuk langsung simak ulasannya seperti dirangkum Okezone dari berbagai sumber.

Aspendos Romantic Theater merupakan salah satu tempat wisata favorit di Turki dan banyak dikunjungi wisatawan. Di sini, wisatawan dapat melihat penginggalan-peninggalan masa Romawi kuno. Tempat ini sangat luas sehingga menjadi tempat festival tahunan di Turki.

Bagi penggemar arkeologi, seni dan sejarah, Aspendos menjadi destinasi yang menarik dikunjungi. Kota ini berdiri kokoh di Provinsi Antalya, Turki. Sekitar 7 kilometer dari timur laut Serik Pusat. Aspendos adalah kota Yunani-Romawi kuno dan merupakan sebuah teater romawi terbaik di dunia.

Baca juga: Canyon Acipayam, Wisata Alam Eksotis di Tengah Hutan Turki

Aspendos Teater Romawi di Turki

(Foto: Instagram/@aktug)

Apa yang membuat Teater Romawi di Antalya begitu megah ialah ketinggiannya yang memukau setinggi 315 kaki, sekitar 95 meter dengan diameter 96 meter. Bangunan yang megah ini mampu menampung 20.000 penonton. Menariknya lagi, Teater Aspendos juga masuk dalam daftar sementara situs warisan dunia versi UNESCO.

Melansir Wego, budaya peninggalan Kekaisaran Romawi sangat terasa di kota ini, seperti ampitater Aspendos yang dibangun menyerupai Colosseum di Roma, Italia. Ciri khas ampiteater bergaya Romawi adalah bangunannya yang tertutup sehingga pandangan penonton fokus ke arena pertunjukan. Hingga kini bangunan berusia 2.000 tahun ini masih aktif digunakan sebagai arena pertunjukan Aspendos International Opera dan Ballet Festival.

Baca juga: Pariwisata Dibuka, Traveler Pencinta Alam Ramai-Ramai ke Turki di Tengah Pandemi

Menurut tradisi, kota ini didirikan oleh peramal Yunani terkenal Mopsos sekitar 1.000 SM, dan para arkeolog telah menemukan bukti pemukiman di sini sejak zaman 800 SM.

Di masa kekaisaran Romawi dan Bizantium, teater menjadi pusat hiburan. Mulai dari pertunjukan orkestra, pertandingan gladiator hingga pentas satwa liar. Sementara di era Dinasti Seljuk Turki, teater digunakan sebagai tempat singgah para kafilah. Dan di abad ke-13, panggung teater diubah menjadi istana Raja Seljuk.

Dikutip dari laman Tour ke Turki, bangunan teater ini dibuat oleh Zenon di bawah pemerintahan Marcus Aurelius di tahun 155 setelah Masehi. Dibangun sebagai hadiah untuk Raja dan Dewa Roma saat itu. Saat ini, Aspendos juga dikenal dengan nama lokalnya: Belkisatau Belkiz.

Auditorium setengah lingkaran dibagi menjadi dua bagian, bagian yang luas di tengah memiliki 20 tingkat tempat duduk, dengan 10 tangga di bagian bawah dan 19 tingkat dengan 21 tangga di bagian atas. Di sekelilingnya ada barisan tiang berkubah.

Pada kedua ujung panggung terdapat lorong-lorong berkubah yang memberi akses ke orkestra. Dinding panggung dua lantai diartikulasikan oleh kolom ganda ramping dengan huruf kapital ionik di urutan bawah dan huruf kapital Korintus di bagian atas. Panggung itu sendiri memiliki atap kayu yang ditangguhkan oleh tali, dan auditoriumnya juga ditutupi oleh tenda.

Spot menarik di Aspendos

Acropolis

Berada di dataran tinggi kota Aspendos terdapat sisa-sisa sebuah kuil kecil dan agora berdiri nymphaeum (air mancur), yang dulunya merupakan struktur monumental yang diartikulasikan oleh dua kolom. Namun kini hanya diwakili oleh dinding sepanjang 32 meter dengan 10 ceruk untuk patung. Dari Acropolis pengunjung dapat melihat basilika, agora, nymphaeum, dan bouleuterion (dewan) dalam bentuk reruntuhan.

Baca juga: Turki Buka 20 Wisata Pantai untuk Warga Disabilitas, Sediakan Layanan Antar Jemput

Aspendos Teater Romawi di Turki

(Foto: Instagram/@av.vedatt)

Terowongan Air (Aqueduct)

Persis di sebelah utara bukit Acropolis, bisa ditemukan Aqueduct yang merupakan sisa-sisa saluran air kuno yang megah dan dua menara air yang terhubung. Dahulu bangunan ini berfungsi sebagai penyedia air untuk kota.

Aspendos International Opera dan Ballet Festival

Event ini menawarkan musim produksi tahunan di teater pada musim semi dan awal musim panas. Teater menyelenggarakan Opera Internasional dan Festival Balet Aspendos tahunan yang diselenggarakan oleh Opera dan Balet Negara Turki sejak 1994 silam. Jumlah penonton bisa mencapai 10.000 orang. Dalida menggelar konser terakhir di sana pada 28 April 1987.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini