Pelaku Kuliner 'Welcome to Batam' Mulai Berjualan, tapi Pengunjung Masih Sepi

Antara, Jurnalis · Senin 30 Agustus 2021 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 30 301 2463120 pelaku-kuliner-welcome-to-batam-mulai-berjualan-tapi-pengunjung-masih-sepi-4X2uTHeXfl.JPG Sentra Kuliner 'Welcome to Batam' mulai menggeliat (Foto: Antara)

PUSAT wisata kuliner Welcome to Batam mulai dipadati pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang menjajakan dagangan mereka kepada warga. Ini merupakan angin segar bagi bisnis pariwisata pasca-beberapa lama tidak beroperasi imbas pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Pengunjung sudah mulai ada, jadi jualan lagi," kata seorang penjual minuman, Eni di Batam, Kepulauan Riau.

Ia mengatakan, sejak pelonggaran PPKM awal pekan lalu, pengunjung mulai datang ke ikon kota itu. Pedagang pun mulai beraktivitas kembali menjajakan dagangannya.

Baca juga: Liburan ke Kepri, Jangan Lupa Cicipi 7 Kuliner Khas Ini

Jumlah pengunjung pun mengalami peningkatan di akhir pekan. "Yang beli belum ramai seperti biasa, tapi boleh lah. Dari pada tidak berjualan," kata dia yang selama PPKM level empat berhenti berusaha.

Sementara, pedagang lainnya, Dian mengatakan, jumlah pengunjung memang belum banyak, namun mulai dapat menggerakkan denyut ekonomi UMKM yang berusaha di sana.

Ia bercerita, sebelum pandemi Covid-19, ratusan warga setempat, wisatawan dalam dan luar negeri datang ke pusat kuliner itu, namun kini hanya puluhan orang saja.

"Apalagi kalau akhir pekan, warga habis jogging ke sini. Tapi sekarang sudah enggak ada yang jogging, jadi ya sepi," kata dia.

Sementara itu, dalam SE Wali Kota Batam yang terbit 24 Agustus 2021, diatur restoran dan kafe sedang dan besar yang berada di lokasi sendiri maupun di pusat perbelanjaan diperbolehkan melayani makan di tempat dengan pembatasan jam operasional hingga pukul 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 25 persen, dua orang per meja, serta menerapkan protokol kesehatan lebih ketat.

Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan kembali buka dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini