Terkesan Kuliner Khas Tanah Datar, Ini Kata Sandiaga Uno

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 30 Agustus 2021 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 30 406 2463067 terkesan-kuliner-khas-tanah-datar-ini-kata-sandiaga-uno-DzPOjbgNXb.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno dalam kunjungan kerja ke Sumbar (Foto: MNC Portal/Pradita)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno berharap daya tarik Desa Wisata Kampuang Minang Nagari Sumpu, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat khususnya di sektor kuliner bisa didongkrak melalui Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Sandiaga mengatakan, Desa Wisata Kampuang Minang Nagari Sumpu menjadi salah satu dari 50 desa wisata terbaik di ajang ADWI 2021. Penilaian ini langsung dilakukan oleh Menparekraf. Potensi kuliner daerah itupun tak luput dari pujian mantan Wagub DKI Jakarta ini.

"Desa wisata ini terpilih menjadi salah satu dari 50 desa wisata terbaik. Saya sangat terkesan dengan potensi kulinernya, dan ajang ADWI ini diharapkan dapat memperkuat potensi yang ada," kata Sandiaga dalam keterangan resminya di sela kunjungan kerja ke Sumbar.

Lebih lanjut desa wisata tersebut memiliki kuliner yang khas. Salah satunya rendang sumpu yang memiliki cita rasa sedikit berbeda dengan rendang lainnya. Rendang Sumpu memiliki rasa manis agak tipis, namun tetap gurih dengan aromanya yang kuat.

Baca juga: Pariwisata Indonesia Bakal Menggeliat 2022, Sandiaga Uno Ingatkan Prokes Ketat

Selain rendang sumpu, juga ada rebon, singgang sumpu, dan pangek sumpu. Serta yang juga tak kalah khas adalah pangek sasau, singgang, dan juga ikan bilih goreng. Bilih sendiri merupakan jenis ikan yang akan dapat ditemukan di Danau Singkarak yang berbatasan dengan Nagari Sumpu.

Selain kuliner, Desa Wisata Kampuang Minang juga memiliki potensi budaya, yakni terdapat 70 rumah gadang yang beberapa di antaranya difungsikan sebagai homestay. Masyarakat dapat menginap di rumah tersebut dan merasakan pengalaman menjalani kehidupan sehari-hari.

"Desa wisata akan menjadi program unggulan, jadi pariwisata ini yang dapat menyentuh masyarakat yang betul-betul membutuhkan," terang dia.

Sementara itu, Desa Wisata Kampuang Minang Nagari Sumpu, Kabupaten Tanah Datar merupakan kampung halaman top 3 MasterChef Indonesia season 8, yaitu Adi.

Kontestan yang akrab disapa Lord Adi ini menjadi sorotan publik, karena latar belakangnya berprofesi sebagai petani cabai. Penggemar setia MasterChef Indonesia pun bangga, karena dengan begitu ia bisa masuk top 3 dengan mengolah dan memperkenalkan masakan Nusantara, khususnya dari Sumatera.

Lord Adi sendiri delapan kali menang berturut-turut di galeri MasterChef Indonesia. Salah satu masakannya yang paling dikenal sangat enak adalah rendangnya yang merupakan kuliner khas Tanah Minang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini