Termasuk Indonesia, Pelancong dari 15 Negara Ini Diizinkan Masuk Uni Emirat Arab

Firziana Zahra, Jurnalis · Rabu 01 September 2021 01:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 31 406 2463862 termasuk-indonesia-pelancong-dari-15-negara-ini-diizinkan-masuk-uni-emirat-arab-Kr14MXGAFu.JPG Ilustrasi (Foto: Instagram/@spiropilot)

MASKAPAI penerbangan murah yang berbasis di Kota Dubai, Flydubai pada Senin, 30 Agustus 2021 resmi mengeluarkan pedoman visa kunjungan dan izin masuk ke Uni Emirat Arab (UEA) bagi semua penumpang, termasuk dari negara yang sebelumnya dibatasi.

Aturan baru datang setelah otoritas UEA pada Sabtu mengumumkan bahwa negara itu akan kembali mengeluarkan visa turis. Aplikasi untuk visa turis terbuka untuk orang-orang dari semua negara mulai 30 Agustus 2021.

Menurut aturan perjalanan terbaru yang disiarkan melalui situsnya, penumpang dari 15 negara termasuk India, Pakistan, dan Bangladesh diizinkan terbang ke UEA dengan visa dari jenis apapun.

Hal yang harus diperhatikan saat berkunjung ke UEA

- Mulai pukul 12.01 tanggal 30 Agustus 2021, penumpang dengan jenis visa atau izin masuk apapun yang diberikan oleh otoritas yang sesuai di UEA akan diizinkan untuk melakukan perjalanan ke Dubai dari Bangladesh, Republik Demokratik Kongo, India, Indonesia, Liberia, Namibia, Nepal, Nigeria, Pakistan, Sierra Leone, Sri Lanka, Afrika Selatan, Uganda, Vietnam, dan Zambia.

Persyaratan masuk untuk turis

- Penumpang, yang merupakan pemegang visa penduduk UEA, harus memiliki persetujuan yang diberikan oleh Otoritas Federal untuk Identitas dan Kewarganegaraan (ICA) atau persetujuan yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Urusan Kependudukan dan Orang Asing untuk pemegang visa tinggal Dubai untuk kembali ke UEA.

Baca juga: Dear Traveler, Ini Syarat Terbang ke Uni Emirat Arab dari 6 Negara Terlarang

- Penumpang harus dapat menunjukkan salinan cetak dari hasil tes PCR negatif Covid-19 (menampilkan kode QR) dalam Bahasa Inggris atau Arab dari tes yang dilakukan di negara keberangkatan oleh layanan kesehatan yang disetujui tidak lebih dari 48 jam sebelum keberangkatan mereka penerbangan ke Dubai.

- Penumpang harus menjalani tes PCR cepat (berdasarkan pengujian diagnostik molekuler yang ditujukan untuk deteksi kualitatif asam nukleat untuk RNA virus SARS-Cov-2) di bandara keberangkatan dalam waktu enam jam setelah naik ke pesawat (laporan pengujian harus menunjukkan kode QR)

Setibanya di Dubai

- Penumpang harus menjalani tes PCR begitu tiba di Dubai.

- Jika Anda adalah penduduk UEA atau pengunjung yang tiba di Dubai, terlepas dari mana perjalanan Anda berasal, Anda harus dapat menunjukkan hasil tes PCR negatif Covid-19 (dari tes yang dilakukan di negara keberangkatan tidak lebih dari 72 jam sebelumnya keberangkatan penerbangan masuk Anda ke Dubai).

Pengecualian

Warga negara UEA tidak diharuskan untuk mengikuti tes PCR sebelum kembali ke Dubai, terlepas dari tujuan asal mereka dan waktu yang dihabiskan di sana. Warga negara UEA akan diuji setibanya di Dubai.

Pengecualian persyaratan uji PCR sebelum tiba di Dubai juga berlaku untuk kategori berikut;

- Penumpang masuk yang menemani kerabat tingkat pertama warga negara UEA; pekerja rumah tangga didampingi oleh sponsor nasional UEA.

- Penumpang yang dikecualikan ini harus bepergian dengan penerbangan yang sama dengan kerabat atau sponsor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini