Permintaan Perjalanan Mulai Tinggi, Harga Tiket Pesawat Naik hingga 100%

Firziana Zahra, Jurnalis · Kamis 02 September 2021 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 01 406 2464657 permintaan-perjalanan-mulai-tinggi-harga-tiket-pesawat-naik-hingga-100-3SdIygXoDE.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

PEMERINTAH Uni Emirat Arab (UEA) kini mengizinkan warganya yang telantar dan pemegang visa semua katagori masuk ke negara tersebut, setelah sebelumnya penerbangan dibatasi karena pandemi COVID-19. Akibatnya dari kebijakan ini, harga tiket pesawat melonjak setidaknya 100 persen.

Menurut maskapai penerbangan, harga tiket terutama dari sub-benua ke UE, telah melonjak sejak UEA mengumumkan akan memberikan kembali visa kunjungan kepada wisatawan yang sudah divaksinasi COVID-19 mulai 30 Agustus 2021.

Selain itu, pelancong tujuan Dubai tidak diharuskan untuk menunjukkan catatan vaksinasi sebelum memasuki negara itu.

Baca juga: Masuk Daftar Hijau, Traveler dari 27 Negara Ini Bebas Karantina jika Liburan ke Abu Dhabi

Dua pengumuman baru-baru ini dari Otoritas Federal untuk Identitas dan Kewarganegaraan (ICA) dan Otoritas Manajemen Krisis dan Bencana Nasional (NCEMA) telah menyebabkan kenaikan tajam harga tiket pesawat dan biaya menginap di hotel, terutama di Dubai.

“Permintaan dan harga tiket pesawat telah melonjak untuk pelancong dari seluruh sub-benua. Tiket pesawat dari India, Pakistan, Sri Lanka, dan Nepal telah naik setidaknya 100 persen,” kata Malik Bedekar, Manajer Operasi Smart Travels seperti dilansir dari Khaleej Times, Kamis (2/9/2021).

“Permintaan wisatawan dari Bangladesh sangat tinggi, namun SOP untuk wisatawan dan pemegang visa turis dari negara Asia Selatan itu masih belum jelas. Begitu maskapai mengklarifikasi aturan ini, saya prediksi harga tiket pesawat akan naik lagi.”

Dari India, tarif tertinggi terlihat di sektor Kerala, di mana tiket sekali jalan rata-rata di 1.000 Dirham hingga 2.400 Dirham tergantung pada maskapai dan waktu perjalanan. Tarif ini berlaku untuk perjalanan pada 3 September.

“Beberapa maskapai menawarkan penumpang tarif khusus. Go Air menjual tiket khusus untuk penumpang yang bepergian dari Kochi dan Kannur. Tiket ini dibanderol dengan harga 750 hingga 800 Dirham,” tambahnya.

Baca juga: Pelancong dari 14 Negara "Merah" Bisa Kunjungi Dubai, Asal Sudah Divaksin COVID-19

Setelah Kerala, harga tertinggi kedua berasal dari Mumbai diikuti oleh Delhi.

“Dari Pakistan, Karachi, Lahore dan Islamabad semua sektor puncak, terutama karena masalah rapid test telah diselesaikan. Saat ini permintaannya sangat tinggi, namun harus teratur dalam waktu satu atau dua minggu ini,” kata Badekar.

Agen mengatakan mereka menerima rata-rata 2.000 pesan di media sosial, seperti Facebook. Pesan itu umumnya untuk mencari kejelasan mengenai tiket penerbangan.

Menurut Badekar, salah satu masalah utama yang dihadapi penumpang adalah maskapai tidak memiliki SOP yang seragam, sehingga membingungkan bagi mereka yang ingin bepergian.

“Sejak dua pengumuman dari otoritas UEA, harga perjalanan udara ke luar benua menjadi sangat tinggi. Mayoritas dari mereka yang tertarik untuk berwisata adalah para pencari kerja. Harga yang tinggi mungkin membuat mereka enggan bepergian saat ini karena mereka mungkin tidak mampu membelinya,” kata Malik Naseer, manajer operasi di Cozmo Travels.

Namun, Naseer mengatakan tren pasar terlihat sangat positif. “Load factor dengan maskapai juga sangat baik. Semua penerbangan kembali ke UEA penuh penumpang. Ini juga merupakan pertanda baik untuk pemesanan di masa mendatang.”

Ilustrasi

Bagi pencari kerja, peluang yang mungkin dapat mereka temukan di Expo 2020 adalah salah satu alasan utama tingginya minat bepergian.

“Permintaan perjalanan ke Dubai adalah yang tertinggi dibandingkan dengan bandara di Emirates lainnya. Aturannya fleksibel dan orang-orang yang mengalami pengangguran dari April-Juli ingin datang ke sini dan mencoba peluang mereka,” kata Rashid Abbas, Managing Director Aroha Travels.

Abbas juga mengatakan permintaan visa kunjungan sangat tinggi. “Kami mengajukan setidaknya 500 visa kunjungan setiap hari,” tambahnya.

Sudheesh TP, manajer umum Deira Tours and Travels, mengatakan, “Harga kamar untuk hotel di Dubai juga meningkat, namun tidak secara substansial. Saya menduga harga mungkin naik lebih tinggi dalam beberapa hari mendatang. UEA sedang dilihat sebagai tanah peluang dan kegembiraan. Wisatawan melihat negara itu sebagai tempat yang aman dari Covid-19 juga.”

“Tour operator dari India meluncurkan paket-paket menarik bagi wisatawan dari India, apalagi mereka sudah gulung tikar sejak Maret 2020”, tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini