Bahayakan Penerbangan, 12.911 Serangan Laser ke Pesawat Terjadi dalam 2 Tahun

Aliefa Khaerunnisa Salsabila, Jurnalis · Jum'at 03 September 2021 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 02 406 2465266 bahayakan-penerbangan-12-911-serangan-laser-ke-pesawat-terjadi-dalam-2-tahun-z1RYvKWzAW.jpg Laser (Telegraph)

MENGARAHKAN sinar laser genggam ke pesawat sangat berbahaya, karena cahayanya dapat membutakan pilot. Meskipun cahayanya mungkin hanya muncul sebagai titik kecil dari tanah, tapi hal ini dapat mengaburkan sebagian besar pandangan pilot.

Insiden orang-orang yang menyorotkan laser ke pesawat di dekat bandara khususnya di Amerika Serikat tampaknya terus meningkat.

Baca juga:  Viral Pilot Nekat Terobos Badai Mengerikan, Videonya Bikin Jantung Mau Copot

Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat atau FAA mengeluarkan siaran pers yang merincikan temuan studi terbaru tentang insiden laser.

Studi ini melihat data serangan laser dari 2010 hingga 2020 dan melihat berbagai tren, termasuk wilayah geografis, waktu, tanggal, dan data per kapita.

 

Menurut penelitian, serangan laser meningkat dari 2019 ke 2020. Hal ini mengejutkan organisasi tersebut karena jumlah keseluruhan penerbangan sangat berkurang selama 2020 akibat pandemi virus corona.

Baca juga:  Kakak dan Adik Berpapasan di Udara, Suka Duka 2 Saudara Jadi Pilot

"Menunjuk laser ke pesawat dapat membutakan sementara pilot dan tidak hanya mempengaruhi kru tetapi juga membahayakan penumpang dan masyarakat yang terbang setiap malam,” kata Administrator FAA Steve Dickson seperti dilansir dari Fox News, Jumat (3/9/2021).

Pada 2019, ada 6.139 serangan laser yang dilaporkan oleh pilot. Tahun 2020, pilot melaporkan 6.852 serangan laser. Artinya, dalam dua tahun tersebut terjadi 12.991 serangan laser yang dilaporkan pilot.

FAA dapat mengeluarkan denda hingga USD11.000 atau sekira Rp157 juta kepada orang-orang yang menyorotkan laser ke pesawat. Besaran denda bahkan meningkat menjadi USD30.800 USD atau sekira Rp428 juta untuk beberapa insiden.

Ilustrasi

Pada tahun 2021, FAA mengeluarkan denda USD120.000 atau sekira Rp1,7 miliar. Secara total, FAA telah mengeluarkan denda USD600.000 atau sekira Rp8, 5 miliar sejak 2016.

Menyorotkan laser ke pesawat juga dapat mengakibatkan tuntutan pidana dari penegak hukum federal, negara bagian, dan lokal di Amerika Serikat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini