Kala Sandiaga Jualan Selendang Mayang di Setu Babakan, Bikin Mabuk Kepayang

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 04 September 2021 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 03 406 2465786 kala-sandiaga-jualan-selendang-mayang-di-setu-babakan-bikin-mabuk-kepayang-AYwaSypBjt.jpeg Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di Setu Babakan, Jakarta Selatan (MPI/Sukardi)

BERKUNJUNG ke Kampung Betawi Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menjajal jadi penjual es selendang mayang. Momen tersebut langsung disambut antusias masyarakat.

Ya Sandiaga Uno membuatkan es selendang mayang untuk beberapa tamu undangan yang hadir di acara tersebut, salah satunya Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji. Dengan lihainya, Sandi coba menyajikan minuman khas Betawi tersebut.

Baca juga:  Sandiaga: Kami Terkesan dengan Kampung Betawi Setu Babakan

"Es selendang mayang ini sudah langka sekali," katanya sebelum akhirnya menjajal jadi penjual es selendang mayang di Setu Babakan, Jumat (3/9/2021).

 Ilustrasi

Saat menyajikan es selendang mayang, pada awalnya Sandiaga mengalami kesulitan untuk mengambil selendang mayang yang ditempatkan di wadah besar. Tapi kemudian berhasil dan dia lanjut menuangkan mutiara, santan, dan gula aren cair. Es batu tidak ketinggalan.

Di sela-sela membuat es, ada orang yang bertanya ke Sandiaga, "Pak, apakah ini momen pertama kali membuat selendang mayang?" Lalu Mas Menteri pun menjawabnya, "Bikin es selendang mayang yang ke-17 ini."

Baca juga:  6 Tempat Wisata di Jakarta Selatan yang Harus Kamu Kunjungi, Apa Saja?

"Jadi, sudah berpengalaman. Bikin selendang mayang, bikin mabuk kepayang," goda Sandiaga pada orang-orang di sekitarnya. Suasana cair pun tercipta.

Menteri Sandiaga pun diminta untuk mereview es selendang mayang di Setu Babakan tersebut. Hanya satu kata yang dia ucapkan setelah menyicipi es yang sudah langka tersebut, "Mantap!" katanya.

 Ilustrasi

Selain menyicipi es selendang mayang, Sandi pun berkesempatan melihat proses pembuatan kerak telor, batik Betawi, dan juga bir pletok.

Selain itu, di booth UMKM Berawi tersebut, Sandi melihat bank sampah mandiri hingga budidaya pohon alpukat yang menjadi komoditi unggulan Jakarta juga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini