Maskapai Larang Penumpang Pakai Masker Kain, Ini Loh Alasannya Biar Enggak Gagal Paham

Lina Sharfina, Jurnalis · Sabtu 04 September 2021 07:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 04 406 2465993 maskapai-larang-penumpang-pakai-masker-kain-ini-loh-alasannya-biar-enggak-gagal-paham-sZ0zJotEzi.JPG Ilustrasi (Foto: Entrepreneur)

ATURAN bepergian naik pesawat semakin diperketat. Maskapai penerbangan kini ramai-ramai melarang gaya masker yang populer kala pandemi, yakni masker berbahan kain.

Seperti diwartakan News.com.au, penumpang pesawat komersial yang ingin bepergian ke luar negeri mungkin perlu memeriksa ulang masker wajah yang mereka pilih sesuai dengan kebijakan yang berlaku saat ini.

Sementara banyak maskapai penerbangan menganggap masker kain sebagai alat pelindung diri (APD) yang sebenarnya masih dapat diterima. Namun, beberapa maskapai internasional lainnya hanya menolerir masker bedah.

Finnair, salah satu maskapai penerbangan terkemuka Finlandia, memperbarui kebijakan masker selama penerbangan. Mereka mengumumkan bahwa tidak lagi mengizinkan penumpang mengenakan masker kain selama penerbangan.

“Mulai 16 Agustus, kami tidak akan lagi menerima masker kain di penerbangan kami,” tulis pihak maskapai dalam keterangan resminya.

Baca juga: Pramugari Ungkap Tombol Rahasia di Toilet Pesawat, Apa Fungsinya?

Infografis Maskapai dengan Sajian Makanan Terbaik

“Kami menerima masker bedah, masker respirator FFP2 atau FFP3 tanpa katup atau masker bebas katup lainnya dengan standar yang sama (N95). Harap diingat bahwa Anda harus mengenakan masker sepanjang perjalanan,” tegasnya lagi.

Pihaknya juga menjelaskan melalui situs resmi mereka bahwa masker kain tidak akan diterima karena memungkinkan udara keluar dan tidak memberikan perlindungan yang sebanding. Penumpang juga diharapkan membawa masker sendiri saat bepergian dengan maskapai itu.

Sedangkan maskapai internasional lain yang memiliki kebijakan serupa di antaranya Air France, Swiss Air, Kroasia Airlines, Lufthansa Jerman, dan LATAM Airlines Chili.

Maskapai yang telah menunjukkan preferensi untuk masker bedah telah mengutip penelitian yang menyatakan masker bedah menyaring partikel kecil lebih baik daripada masker buatan kain.

Tidak semua maskapai mengambil pendekatan ini. Di Australia, Qantas tidak merinci jenis masker yang harus dikenakan penumpang, hanya saja masker tersebut harus dikenakan dengan benar, sesuai aturan pemerintah.

“Anda diharuskan memakai masker di semua penerbangan domestik Australia,” sebut Qantas.

“Masker wajah Anda harus menutupi mulut dan hidung Anda dan harus dipakai kecuali Anda berusia di bawah 12 tahun atau memiliki kondisi medis. Saat bepergian di dalam Australia, Anda harus mengenakan masker segera setelah Anda memasuki bandara, dan juga dalam penerbangan,” tambahnya.

Baca juga: 4 Inspirasi Gaya Hijab Pramugari Cantik Miranda Wulandari, Kece Abis!

Sedangkan maskapai Virgin Australia juga mengingatkan penumpang bahwa masker wajah harus dikenakan di semua penerbangan dan di dalam bandara sesuai aturan pemerintah.

“Masker wajah wajib dikenakan oleh para tamu Virgin Australia menutupi mulut dan hidung mereka di bandara dan dalam penerbangan kecuali tamu tersebut berusia di bawah 12 tahun atau dikecualikan dari mengenakan masker wajah,” sebut pihak maskapai.

"Masker wajah dapat dilepas untuk makan dan minum, kecuali jika diarahkan oleh kru kami."

Pengecualian berlaku untuk penumpang yang tidak dapat mengenakan masker karena alasan medis.

Di Amerika Serikat, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) telah menetapkan bahwa masker kain dan masker wajah non bedah adalah pilihan yang cocok asalkan memiliki banyak lapisan dan bebas dari katup buang atau ventilasi.

Fitur masker tambahan yang menurut badan kesehatan harus diperhatikan orang termasuk kawat hidung yang dapat disesuaikan, loop telinga berukuran benar atau dapat disesuaikan dan menjadi buram saat dipegang ke sumber cahaya (untuk membantu menentukan apakah ia memiliki lapisan yang cukup).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini