Wisata Gunung Bromo Kembali Dibuka, Begini Aturan untuk Pengunjung

Avirista Midaada, Jurnalis · Senin 06 September 2021 19:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 06 406 2467087 wisata-gunung-bromo-kembali-dibuka-begini-aturan-untuk-pengunjung-pIAMw8Jj7o.jpg Gunung Bromo (Okezone.com/Avirista)

KAWASAN wisata Gunung Bromo resmi dibuka kembali untuk wisatawan. Kapasitas pengunjung dibatasi 25 persen dari kuota normal. Wisatawan juga diwajibkan punya aplikasi PeduliLindungi. Pintu masuknya dibuka hanya lewat Kabupaten Pasuruan.

Baca juga: Pendaki Harap Bersabar, Wisata Bromo-Tengger-Semeru Perpanjang Lockdown

Pembukaan kawasan wisata Bromo Semeru ditandai dengan penerbitan Surat Edaran (SE) oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) Nomor : PG. 25 / T. 8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/9/2021, tentang Pembukaan Objek dan Daya Tarik Wisata Alam di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Kabupaten Pasuruan.

Ilustrasi

SE ini dikeluarkan BB-TNBTS pada Senin (6/9/2021) dan ditandatangani oleh Plt Kepala BB-TNBTS Novita Kusuma Wardani. Pada SE tersebut disebutkan hanya tiga spot wisata di kawasan Wisata Gunung Bromo yang dibuka.

Baca juga: Ini Jalur-Jalur Wisata Bromo yang Ditutup saat Nyepi

"Lokasi yang dibuka view Penanjakan, Bukit Kedaluh, dan Bukit Cinta dengan kapasitas maksimal 25 persen dan menerapkan protokol kesehatan, secara lebih ketat serta wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi," ucap Plt Kepala BB-TNBTS Novita Kusuma Wardani, dalam rilisnya.

Adapun kapasitas ketiga spot tersebut berbeda-beda, untuk view poin Penanjakan misalnya hanya boleh diisi 222 orang wisatawan, di Bukit Kedaluh diisi 107 orang, dan Bukit Cinta diisi oleh 31 orang wisatawan.

Sementara itu Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan BB-TNBTS Sarif Hidayat mengungkapkan, pembukaan tempat wisata Gunung Bromo hanya diberlakukan di wilayah Kabupaten Pasuruan saja.

"Sesuai pengumuman yang dibuka hanya pintu masuk pasuruan dan itu pun di tiga view point yang disebutkan di pengumuman," beber Sarif.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penerapan aplikasi Peduli Lindungi di pintu masuk kawasan wisata Gunung Bromo di wilayah Kabupaten Pasuruan. Namun diakui, perlu waktu untuk terintegrasi dengan seluruh pintu masuk dan instansi yang terkait objek wisata Gunung Bromo Semeru.

Untuk integrasi dengan aplikasi peduli lindungi, kita sudah berkoordinasi dengan pihak terkait dan memerlukan waktu. Semoga segera bisa terealisasi pintu masuk lain tetap rekan - rekan siaga," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini