Pengunjung Pantai Dikecam Gegara Jadikan Anjing Laut Hamil Objek Selfie

Lina Sharfina, Jurnalis · Selasa 07 September 2021 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 406 2467232 pengunjung-pantai-dikecam-gegara-jadikan-anjing-laut-hamil-objek-selfie-QVzTVnq8bV.JPG Wisatawan jadikan anjing laut sebagai objek selfie di pantai Inggris (Foto: AAP/Joe Giddens)

PENGUNJUNG Pantai Horsey, Norfolk, Inggris menuai kecaman lantaran mendekati anjing laut hamil untuk dijadikan objek selfie.

Padahal, pengunjung pantai itu telah diingatkan untuk menjaga jarak minimal 50 meter dari anjing laut yang sedang bersantai di sana.

Dikutip Okezone dari laman dari laman News.com.au, turis tersebut sama sekali tidak menghiraukan imbauan itu. Mereka tetap mendekati mamalia laut ini untuk berfoto ria.

Beberapa bahkan dengan hati-hati menempatkan anak-anak mereka di sebelah anjing laut untuk mengabadikan gambar melalui kamera ponsel mereka.

Kelompok sukarelawan lokal Friends of Horsey Seals menyebut mereka sebagai wisatawan yang "sangat bodoh". “Betina dewasa sekarang hamil cukup berat dan mereka akan mulai melahirkan. Pejantan juga mendapatkan cukup testosteron dan Anda dapat melihat mereka bertarung di tepi air, jadi sangat bodoh untuk mendekati mereka," tuturnya.

Baca juga: Lebih 2 Tahun Lehernya Terjerat Cincin Plastik, Anjing Laut Ini Akhirnya Diselamatkan

“Bagi orang-orang yang menempatkan anak-anak mereka dalam situasi itu sungguh sulit dipercaya,” tambahnya.

Anjing Laut di Pantai Inggris

(Foto: AAP/Joe Giddens)

Rambu larangan mendekati anjing laut sebenarnya telah dipasang dan kelompok tersebut. Ketua Friends of Horsey Seals, Peter Ansell mengatakan, pengunjung Pantai Horsey lebih banyak dari biasanya.

“Ini jauh lebih sibuk daripada musim panas lainnya yang bisa saya ingat, sejujurnya,” kata Ansell.

Ia pun berkata perihal anjing laut; "Orang-orang tidak akan menyadari bahwa mereka adalah hewan liar, mereka berbahaya, mereka dapat menggigit dengan parah, mereka pasti dapat melukai seorang anak dengan sangat buruk," tuturnya.

Ansell menambahkan, anjing laut datang ke darat untuk beristirahat. “Jika mereka merasa tertekan, mereka kembali ke laut dan mungkin terlalu lemah untuk melawan arus, hanyut dan tenggelam," sebutnya.

Kepala Relawan dan Keterlibatan Komunitas Masyarakat Konservasi Laut, Justine Millard berujar, kendati pihaknya memahami betapa luar biasa rasanya berada dekat dengan satwa liar itu, ia mengimbau kepada orang-orang agar menjauh setidaknya 50 meter dari anjing laut dan hewan liar lainnya di pantai.

“Ini dapat menyebabkan stres pada anjing laut jika orang terlalu dekat. Tolong kagumi mereka dari jauh, dan mari kita pastikan bahwa hewan-hewan cantik ini terus merasa cukup nyaman untuk terus mengunjungi pantai lokal kita," kata Justine.

Baca juga: Anjing Laut Nyasar di Padang Rumput Australia

Sementara, Koordinator Satwa Liar Nasional RSPCA, Geoff Edmond menginginkan orang-orang menikmati satwa liar laut ini pada jarak yang aman dan masuk akal tanpa mengganggu hewan tersebut.

“Setiap tahun, pusat satwa liar RSPCA harus merawat dan merehabilitasi berbagai satwa liar termasuk anjing laut dan burung laut yang telah terluka atau menjadi yatim piatu karena gangguan manusia," ucap Edmond.

“Misalnya, dalam insiden yang sangat mengejutkan, anggota masyarakat harus ditahan oleh barisan untuk menghentikan mereka mencoba mengambil foto narsis dan melukai anjing laut yang terluka yang sedang pulih di pantai," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini