2 Wisata di Solo Siap Sambut Wisatawan, Aplikasi PeduliLindungi Jadi Syarat Wajib

Antara, Jurnalis · Rabu 08 September 2021 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 406 2467932 2-wisata-di-solo-siap-sambut-wisatawan-aplikasi-pedulilindungi-jadi-syarat-wajib-qNFSNSFReQ.JPG Batu Asmara di Taman Balekambang, Solo, Jawa Tengah (Foto: Instagram/@balekambangsolo)

SEBANYAK dua objek wisata di Kota Solo, Jawa Tengah yakni Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) dan Taman Balekambang siap menerima kunjungan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) setelah uji coba selama beberapa hari terakhir.

Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Surakarta sekaligus Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Ahyani mengatakan, dari hasil monitoring dan evaluasi simulasi, kedua objek wisata tersebut dinyatakan siap dan layak kembali menerima kunjungan pariwisata.

Meski demikian, kata dia, masing-masing pengelola masih harus menunggu mengingat QR Code untuk aplikasi Peduli Lindungi yang masih dalam proses pengajuan.

Ia memastikan hasil evaluasi dan monitoring sudah dilaporkan dan keduanya dianggap layak karena sudah menerapkan aturan yang tercantum dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Surakarta terkait PPKM Level 3 di Solo.

Baca juga: 5 Destinasi Wisata Solo Paling Sering Dikunjungi Traveler

Pada SE Wali Kota Surakarta Nomor 067/2777 tentang PPKM Level 3 Covid-19 di Kota Surakarta tertera simulasi pembukaan kembali destinasi wisata di ruang terbuka mencakup Taman Satwa Taru Jurug dan Taman Balekambang dengan kapasitas maksimum 25 persen.

Selain itu, pengunjung wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai. Sedangkan untuk anak yang berusia kurang dari 12 tahun dilarang untuk memasuki tempat wisata yang dilakukan simulasi pembukaan.

Ia mengatakan dari sisi kesiapan, masing-masing pengelola objek wisata sudah bisa menangani kunjungan wisata dari masyarakat secara umum.

"Sudah dilaporkan, sudah baik, dan siap menerima wisatawan karena sudah melakukan simulasi sesuai arahan," katanya.

Sementara itu Direktur Utama TSTJ, Bimo Wahyu Widodo mengatakan simulasi sudah dilakukan pada Kamis-Jumat minggu lalu. Ia mengatakan hasil dari simulasi itu menyatakan bahwa TSTJ siap menerima kunjungan wisata karena sarana dan prasarana penunjang dan penerapan protokol kesehatan sudah berjalan dengan baik.

"Satgas sudah mengizinkan buka, tinggal menunggu aplikasinya itu," singkat Bimo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini