Tragis! Wanita Pengantin Baru Tewas Jatuh dari Tebing saat Bulan Madu

Firziana Zahra, Jurnalis · Kamis 09 September 2021 05:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 406 2468306 tragis-wanita-pengantin-baru-tewas-jatuh-dari-tebing-saat-bulan-madu-61AJ3ULq7V.JPG Lokasi jatuhnya Fawziyah Javed, wanita pengantin baru (Foto: Getty Images)

SEORANG wanita meninggal dunia secara tragis setelah jatuh dari tebing saat berbulan madu. Namun, polisi menyebut insiden itu sebagai peristiwa 'mencurigakan'.

Fawziyah Javed (31), dilaporkan terjatuh dari Arthur's Seat di Edinburgh, Skotlandia hanya beberapa hari setelah pernikahannya. Pria berusia 27 tahun tak lama kemudian ditangkap sehubungan dengan kematiannya.

Polisi awalnya menerima laporan pada Kamis lalu pukul 21.00 waktu setempat terkait wanita terjatuh di tempat yang sangat populer di sana.

Layanan darurat bergegas ke Holyrood Park, namun Fawziyah telah meregang nyawa di tempat kejadian.

Baca juga: Kelewat Seksi, Wanita Ini Diminta Turun dari Pesawat oleh Polisi

Sebuah sumber mengatakan, wanita yang bekerja di Lyons Davidson Solicitors di Leeds, Inggris tersebut terlibat dalam pekerjaan amal sebelum mengakhiri masa lajangnya.

Ia diyakini merayakan resepsi pernikahannya pada Minggu dan melakukan perjalanan ke Skotlandia dengan kereta api pada awal pekan.

Sumber itu juga mengklaim, wanita tersebut diperkirakan berada pada tahap awal kehamilan sebelum ajal menjemputnya.

Polisi Skotlandia mengonfirmasi bahwa mereka menganggap insiden itu sebagai hal mencurigakan. Alhasil, seorang pria berusia 27 tahun pun diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Baca juga: Ternyata Begini Cara Pramugari Alihkan Perhatian Penumpang saat Kentut

“Kami menerima laporan bahwa seorang wanita telah jatuh dari Arthur's Seat, Edinburgh. Layanan darurat yang hadir termasuk pemadam kebakaran dan ambulans," kata seorang juru bicara polisi, menyitir News.com.au.

“Wanita berusia 31 tahun itu meninggal di tempat kejadian beberapa saat kemudian dan kematiannya dianggap mencurigakan dan saat ini penyelidikan sedang berlangsung," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini