China Bangun Patung Dewa Perang Raksasa, Kini Terpaksa Dipindah karena Protes Warga

Ruben Hard Silitonga, Jurnalis · Jum'at 10 September 2021 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 09 406 2468934 china-bangun-patung-dewa-perang-raksasa-kini-terpaksa-dipindah-karena-protes-warga-6Jchu9hzSk.jpg Patung dewa perang Guan Yu di Kota Jingzhou, China (Foto Weibo via Insider)

CHINA membangun patung dewa perang, Guan Yu setinggi 190 kaki di Kota Jingzhou, Provinsi Hubei, tapi proyek senilai hampir USD26 juta atau sekira Rp370 miliar itu menuai protes penduduk setempat.

Sekarang patung perunggu kolosal itu setuju dipindahkan ke lokasi berjarak sekira 8 kilometer, karena dianggap merusak lanskap kota. Masalahnya untuk memindahkan karya seni raksasa tersebut memakan biaya lebih dari USD20 juta atau Rp284 miliar.

Baca juga: China Perketat Penerbangan Internasional hingga Tahun Depan

Melansir dari Insider, Jumat (10/9/2021), pejabat anti-korupsi lokal marah dengan pemborosan anggaran tersebut. Mereka menyerukan pengawasan secara ketat.

Pembangunan patung itu pada 2016. Guan Yu, merupakan seorang prajurit era Tiga Kerajaan yang terkenal. Ia dipuja dan dihormati di China sebagai dewa perang.

"Ini adalah pemborosan lebih dari 300 juta Yuan (USD46 juta). Pertama, itu dibangun secara ilegal, dan kemudian dipindahkan," kata pejabat setempat tentang patung Guan Yu.

 Ilustrasi

Patung itu dikritik karena selain dianggap pemborosan, juga terletak di daerah yang oleh peraturan kota melarang bangunan lebih tinggi dari 78 kaki.

Baca juga:  Arca Ganesha Akhirnya Dikembalikan ke Dukuh Majenang

Tapi para pendukung patung itu berhasil menggeliat di sekitar celah peraturan untuk mendapatkan lampu hijau pembangunannya.

Menurut South China Morning Post, patung Guan Yu disebut-sebut pada pembukaannya sebagai patung perunggu jenderal terbesar di dunia.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini