3 Tahun Tinggal di Bus, Keluarga Ini Berbagi Tips Long Travel Bareng Anak

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Kamis 09 September 2021 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 09 549 2468481 3-tahun-tinggal-di-bus-keluarga-ini-berbagi-tips-long-travel-bareng-anak-9rfBMM4KkC.JPG Keluarga berbagi tips long travel bareng anak (Foto: Will and Kristin Watson)

TRAVELING bersama keluarga merupakan aktivitas menyenangkan. Apalagi kalau Anda adalah orangtua karier yang jarang punya waktu di rumah.

Tapi yang namanya anak-anak, pasti sulit untuk diatur. Perjalanan dengan anak-anak dapat menjadi tantangan bagi orang tua.

Will dan Kristin Watson membagikan tips kepada orangtua yang berniat melakukan perjalanan jauh (long travel) bersama anak.

Uniknya, pasangan ini telah tinggal dan bepergian ke seluruh negeri dengan bus hasil renovasi. Keduanya tinggal bersama putri mereka yang berusia hampir 3 tahun, Roam, sejak April 2019. Hal ini menjadikan mereka ahlinya dalam bepergian bersama anak-anak.

Penuh pengertian

Kristin mengatakan kepada Fox News tentang mengasuh anak saat melakukan perjalanan. “Kadang-kadang kita melampaui batas. Misalnya, ayo kita lakukan pendakian enam mil ini. Berharap anak kecil bisa mendaki sejauh itu," katanya.

Baca juga: Perhatikan 5 Hal Ini sebelum Liburan Bareng Teman, Jangan Sampai Ambyar!

Keluarga Tinggal dalam Bus

(Foto: Will and Kristin Watson)

"Jika mereka ingin Anda memperlambat jalan, maka Anda harus memperlambat," tambah Kristin. "Bekerja sama lah dengan mereka dan mereka akan bekerja sama dengan Anda. Anak-anak sangat mudah beradaptasi,” timpalnya lagi.

Wajib ada mainan dan camilan

Perlengkapan liburan selalu ada di tangan keluarga Watson saat mereka bepergian. Kristin mengatakan bahwa mereka memiliki mainan yang dapat dimainkan Roam di kursi mobilnya. Misalnya buku mewarnai atau iPad.

"Biasanya sebelum kita memulai perjalanan, kita akan memberinya beberapa makanan ringan. Camilan wajib ada," kata Kristin.

Mengatur jadwal mengemudi

Kristin mengatakan, mereka menjadwalkan waktu mengemudi di sekitar waktu tidur siang Roam. Keluarga Watson juga membatasi waktu mengemudi mereka, yaitu maksimal empat jam.

"Kami berhenti setiap empat jam sekali untuk keluar sambil meregangkan kaki. Kami makan makanan ringan dan berlarian," kata Kristin. Dengan begitu keluarga Watson bisa menikmati perjalanan yang jauh.

Baca juga: Tolak Pakai Masker, Wanita Ini Diborgol dan Dikeluarkan dari Pesawat

Kristin mengatakan saat ini Roam sebenarnya sudah terbiasa bepergian. Sebab keluarga mereka sudah tinggal di bus ketika Roam berusia 6 bulan. "Jadi dia tidak tahu apa-apa yang berbeda," kata Kristin. "Ini adalah seluruh hidupnya. Dia adalah anak yang bahagia dan cerdas," ujarnya.

Mengikuti saran dari keluarga yang sudah berpengalaman dalam traveling dapat membuat segalanya menjadi lebih mudah. Jadi, sudah punya rencana untuk liburan dengan sang buah hati?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini