Kisah Horor Pramugara Kereta Bertemu Penumpang Berwajah Rata di Stasiun Tegal

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Jum'at 10 September 2021 21:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 10 406 2469151 kisah-horor-pramugara-kereta-bertemu-penumpang-berwajah-rata-di-stasiun-tegal-8X6zOA9a4F.JPG Ilustrasi (Foto: fharidf_)

PERISTIWA menyeramkan dialami oleh seorang mantan pramugari kereta api bernama Yanli. Dikutip  dari channel YouTube Ardan Radio, Yanli sudah bekerja sebagai prami kereta api selama tiga tahun sejak April 2017 hingga 2020.

Pramugari kereta juga memiliki tugas yang sama dengan pramugari pesawat yaitu melayani seluruh kebutuhan penumpang. Saat masih menjadi prami, Yanli beberapa kali mengalami kejadian menyeramkan terutama saat ia bertugas pada malam hari.

Saat itu Yanli bekerja pada malam hari naik kereta api jurusan Bandung-Surabaya. Kereta tersebut berangkat dari stasiun Bandung pada pukul 10 malam. Karena harus standby melayani penumpang, Yanli dan teman-teman sesama awak kereta terjaga hingga kereta sampai tujuan.

“Kalau berangkat dari Bandung itu jam 10 malam nyampe Surabaya jam 10 pagi. Dan kalau perjalanan malam itu pramugari kereta itu enggak tidur. Ya kita begadang,” kata Yanli dalam acara Nightmareside bersama Dimasta.

Baca juga: Viral Naik Kereta Api dari Bandung ke Yogyakarta Rp25 Juta, Serasa Sultan!

Selama bertugas, para senior Yanli sempat memperingatkan juniornya itu untuk berhati-hati saat berhenti di Stasiun Tegal.

Jika ada penumpang yang naik, prami dan prama tidak boleh langsung menyerahkan fasilitas selimut dan bantal kepada penumpang yang naik. Melainkan prami dan prama tersebut wajib untuk lapor terlebih dahulu kepada kondektur.

Penumpang Kereta Api

(Foto: Antara)

Kereta jurusan Surabaya yang ditumpangi Yanli berhenti di Stasiun Tegal pada pukul 01.30 dini hari. Seperti biasa, Yanli boarding, menyambut penumpang yang masuk kereta.

Sebelum boarding, Yanli ingat akan pesan seniornya untuk menanyakan penumpang yang masuk ke kondektur. Kondektur tersebut mengatakan bahwa tidak ada penumpang yang naik di bagian eksekutif, hanya ada satu penumpang di kelas ekonomi.

“Ya udah aku boarding tuh tapi di kelas eksekutif, karena ada temanku yang boarding juga di kelas ekonomi,” kata Yanli.

“Terus aku lihat ke sebelah kanan, ada penumpang ngelangkah naik, cewek pakai baju putih rambut panjang. Aku bingung ini kok ada penumpang naik. Tapi ya udah lah,” tambahnya.

Kereta pun akhirnya jalan dan kondektur mulai mengecek penumpang satu persatu. Karena penasaran, Yanli pun berinisiatif untuk membawakan selimut dan bantal kepada penumpang misterius tadi.

“Dia di gerbong paling belakang dan emang ada kak, lagi duduk. Tapi dia itu ngebelakangin arah kereta di kursi 13D. Ngadep ke TV kereta,” ungkap Yanli.

Belum sempat ke kursi tersebut, Yanli tiba-tiba ingat akan pesan seniornya. Ia pun kembali ke gerbong depan untuk menanyakan kepada kondektur tentang penumpang tersebut. Setelah dicek, ternyata kursi dengan nomor 13D tersebut kosong.

Baca juga: 10 Kejadian Angker di Gunung Salak Bikin Bulu Kuduk Merinding

“Aku dikatain 'halu, halu' sama temen aku. Aku kesel kan terus minta temen aku buat nemenin ke kursi itu. Tapi pas sampai sana, orangnya udah enggak ada,” kata Yanli.

“Dulu pernah ada pramugara juga boarding di Stasiun Tegal, ada penumpang naik juga di gerbong paling belakang. Dia langsung inisiatif kasih selimut tanpa nanya dulu ke kondektur. Pas dilihat ternyata mukanya itu rata. Sama juga dia ngebelakangin kereta dan ngadep ke arah TV,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini