Wisata Langkawi Dibuka 16 September, Malaysia Siagakan Rumah Sakit

Antara, Jurnalis · Senin 13 September 2021 04:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 12 406 2470168 wisata-langkawi-dibuka-16-september-malaysia-siagakan-rumah-sakit-xSejAMmASM.JPG Pulau Langkawi, Malaysia (Foto: Instagram/@55secrets)

KEMENTERIAN Kesehatan Malaysia (KKM) meminta Kantor Kesehatan Negeri (JKN) Kedah untuk meningkatkan kesiagaan Hospital Sultanah Maliha (HSM) menjelang pembukaan kembali Pulau Langkawi pada 16 September 2021.

Kesiagaan HSM diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya peningkatan kasus Covid-19 yang memerlukan tindakan darurat.

"HSM merupakan rumah sakit hybrid yang merawat pasien Covid-19 dengan 79 tempat tidur dan bukan Covid-19 sebanyak 142 tempat tidur," ujar Dirjen Kesehatan KKM, Dr. Noor Hisham Abdullah dalam sebuah pernyataan, Minggu, 12 September 2021.

Ia mengatakan, pada 4 Agustus 2021 sebanyak 60 tempat tidur tambahan telah disiapkan di rumah sakit itu untuk merawat pasien Covid-19 kategori satu, dua dan tiga berisiko rendah.

Baca juga: Malaysia Hidupkan Lagi Pariwisata, Turis Menunggu Dicabut Larangan Perjalanan

Untuk ruang perawatan intensif (ICU), kata Noor Hisham, sebanyak delapan ranjang perawatan telah ditambahkan sehingga kapasitasnya kini menjadi 13, sembilan di antaranya dikhususkan untuk merawat kasus Covid-19.

Ia menambahkan, unit lain di HSM seperti Kantor Darurat dan Trauma, Kantor Patologi dan Transfusi Pengobatan, Kantor Pediatrik, Kantor Forensik dan Unit Hemodialisis juga diminta untuk bersiaga menghadapi kemungkinan penambahan kasus Covid-19.

Setelah berdiskusi dengan HSM dan JKN Kedah, lanjut Noor Hisham, beberapa usulan perbaikan telah dilakukan, termasuk penetapan nilai ambang kadar pasien harian sebagai tanda peringatan agar tindakan-tindakan medis tertentu dapat dilakukan.

"Termasuk keperluan menambah jumlah tempat tidur bukan ICU dan ICU untuk kasus Covid-19, mobilisasi petugas kesehatan dan aset dari daerah atau negeri lain, evakuasi pasien melalui pengangkutan udara ke rumah sakit rujukan lain serta pendirian pusat karantina dan perawatan Covid-19 pihak swasta," kata dia.

Lebih lanjut Noor Hisham mengingatkan seluruh calon wisatawan yang hendak ke Pulau Langkawi agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

"Ketika kita mencoba mengimbangi di antara nyawa dengan kelangsungan hidup dan ekonomi, marilah kita bersama-sama memastikan tidak ada peningkatan virus Covid-19 di pulau wisata ini. Kerjasama Anda semua adalah sangat diperlukan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini