10 Sekolah Angker di Indonesia, Sering Terjadi Siswa Kesurupan Massal

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Selasa 14 September 2021 22:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 14 406 2471386 10-sekolah-angker-di-indonesia-sering-terjadi-siswa-kesurupan-massal-S25KFyIH5a.jpg 10 sekolah angker di Indonesia/Ilustrasi (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

10 SEKOLAH angker di Indonesia ini kerap terjadi peristiwa kesurupan massal. Tak dipungkiri jika bangunan sekolah seringkali tak lepas dari kisah horor. Maka wajar bila banyak film horor yang menjadikan sekolah sebagai lokasi syuting.

Indonesia sendiri memiliki sederet sekolah yang dikenal angker karena memiliki kisah mistis di baliknya. Bahkan tak jarang para siswa mengalami kesurupan massal yang diduga kerasukan makhluk astral. Berikut Okezone rangkumkan 10 sekolah paling angker di Indonesia, seperti dihimpun dari berbagai sumber.

1. SMA 4 Bandung

Warga Bandung pasti tak asing lagi dengan sekolah angker ini. Makhluk halus yang dikenal dengan nama Nancy merupakan hantu Belanda. Hantu ini sangat melegenda dan kabarnya ia bunuh diri dengan tragis di dekat aula sekolah itu. Berdasarkan informasi para saksi, pernah terjadi kesurupan massal yang menimpa panitia salah satu acara di sekolah tersebut.

Sejumlah murid kelas II SMA 4 Bandung mendadak kesurupan pada Kamis, 23 November 2006. Mereka tiba-tiba saja berteriak-teriak lalu pingsan dalam waktu hampir bersamaan. Sebelum kerasukan, siswa tersebut sempat meminta disediakan kopi. Setelah dibacakan ayat-ayat suci Alquran, keadaan berangsur normal kembali.

2. SMA Negeri 24 Bandung

Masih di Kota Bandung, sekolah ini sering juga terjadi kesurupan massal. Bahkan pernah terjadi insiden ratusan siswa mengalami kesurupan massal sampai aktivitas belajar mengajar dihentikan. Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 12 November 2010. Pihak sekolah pun langsung menggelar pengajian untuk menghindari hal-hal serupa terjadi di kemudian hari. Belum jelas asal muasal mengapa sekolah ini begitu rawan gangguan makhluk halus.

Baca juga: Lagi Yasinan, Puluhan Siswi Mendadak Kesurupan

Siswa Kesurupan Massal

(10 Sekolah Angker di Indonesia, Foto: Okezone.com)

3. SMA Negeri 1 Pamekasan, Madura

Peristiwa mistis lainnya terjadi di SMA Negeri 1 Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Sejumlah murid kerasukan pada Rabu, 4 November 2015. Akibatnya, guru beserta para siswa menggelar Salat Istighosah dengan tujuan mengusir makhluk halus yang kerap menganggu.

Namun, peristiwa kesurupan kembali terjadi saat Salat Istighosah dimulai. Dari barisan siswi yang hendak salat terdengar teriakan. Seramnya lagi, teriakan itu disusul oleh siswi lainnya hingga setidaknya ada 30 orang yang kesurupan.

4. SMPN 13 Solo

Sebanyak enam siswa tiba-tiba berteriak histeris saat kegiatan belajar mengajar. Peristiwa ini dialami siswa kelas VII dan IX pada Kamis, 26 Oktober 2017.

Baca juga: Bicarakan Lelembut Nyai Blorong, Belasan Remaja Kesurupan

Akibat kejadian itu sekolah terpaksa memulangkan seluruh siswa lebih awal. Peristiwa bermula saat seorang siswa tiba-tiba pingsan pada jam pertama KBM. Lalu disusul lima siswa lainnya yang berteriak histeris sambil meronta-ronta. Keenam siswa tersebut langsung dibawa ke musala sekolah. Di sana mereka diruqyah dengan dibacakan ayat-ayat suci Alquran.

5. SMPN 1 Mojokerto

Kesurupan massal juga pernah terjadi di sebuah SMP di Mojokerto. Setidaknya 20 siswa mendadak mengalami kerasukan makhluk halus setelah menyelesaikan ujian, Selasa, 26 Maret 2019.

Tidak tanggung-tanggung, pihak sekolah sampai mendatangkan 2 orang pintar untuk menenangkan siswa yang kerasukan. Menurut cerita, kesurupan terjadi karena makhluk halus yang datang dari gedung yang berada di seberang sekolah.

6. SMP Supra Talibua,  Flores, NTT

Sejumlah 14 pelajar mengalami kesurupan secara bersamaan saat pembelajaran berlangsung pada Rabu, 27 Februari 2019 pukul 07.30 Wita.

Konon, kesurupan terjadi akibat bangunan sekolah yang dibangun di bekas lokasi pohon besar yang ditebang. Untuk menyembuhkan siswa yang kesurupan, pihak sekolah mendatangkan tokoh adat.

7. SMPN 1 Buntok, Kalimantan Tengah

Pindah ke Pulau Kalimantan, sebuah SMP di Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, pernah mengalami kesurupan massal.

Saat itu ada 28 siswa yang kerasukan setelah mengikuti upacara pada Senin, 13 September 2018. Kata seorang Ustadz yang didatangi oleh pihak sekolah, para pelajar yang bercanda menganggu ketenangan makhluk halus penunggu sekolah.

Baca juga: 7 Kasus Kesurupan Massal di Indonesia, Korbannya Kebanyakan Perempuan

Siswa Kesurupan Massal

(10 Sekolah Angker di Indonesia, Foto: Okezone.com)

8. SMPN 2 Wonomulyo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat

Sekolah ini juga dikenal angker karena pernah terjadi kesurupan massal. Sjumlah murid mengalami kerusupan pada Selasa 18 November 2014 siang. Menjelang pulang sekolah belasan siswi tiba-tiba saja kerasukan.

Mereka mendadak berteriak histeris, sambil marah-marah karena pohon cendana di halaman sekolah dirusak dan dikencingi orang tak bertanggung jawab. Ngerinya lagi, para siswi yang kesurupan mengancam akan membunuh para pelajar yang merusak pohon tersebut.

9. SMK Farmasi Jakarta

Peristiwa kesurupan massal di SMK Farmasi, Jakarta ini terjadi sekitar tahun 2010 silam. Peristiwa itu berlangsung selama sepekan dan semakin banyak siswa yang mengalami kerasukan. Namun lebih rentan terjadi terhadap siswi perempuan.

Sepekan setelah kesurupan massal, sekolah akhirnya diliburkan untuk meredam suasana. Pada hari masuk sekolah, tidak ada lagi kejadian kesurupan. Seluruh pihak mengira jika peristiwa mistis itu telah berakhir. Tapi ternyata teror hantu belum selesai.

Kesurupan massal bukan hanya terjadi satu hari di sekolah ini. Bahkan, salah satu seorang narasumber menceritakan kesurupan semakin seram keesokan harinya. Ada yang menangis, berubah suara, hingga siswa tidak sadarkan diri. Kejadian ini baru berhenti sekolah pihak sekolah mengadakan ruqyah di tempat itu.

Baca juga: Cerita Kesurupan Massal di SMK Jakarta, Satu Sekolah Sampai Harus Diruqyah

Siswa Kesurupan Massal

(10 Sekolah Angker di Indonesia, Foto: Okezone.com)

10. SMKN 4 Yogyakarta

Sedikitnya 15 murid SMK Negeri 4 Yogyakarta mengalami kesurupan di sekolah pada Rabu, 24 Juli 2019. Saat peristiwa terjadi, para murid tengah mengikuti pelatihan peleton inti (tonti) dalam rangkaian Masa Orientasi Siswa (MOS) baru.

Awalnya seluruh murid kelas 10 sebanyak 576 orang mengikuti ragam kegiatan MOS sejak pagi. Siang harinya, para murid kemudian diajak oleh pembina untuk menonton video tim tonti kakak kelas di aula sekolah.

Di sela menonton video tersebut, belasan murid tiba-tiba menangis dan berteriak histeris. Mereka menunjukkan gejala seperti orang kesurupan. Para murid yang kesurupan kemudian dibawa ke area terbuka dan ditangani oleh sejumlah guru.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini