Dongkrak Pariwisata, Batam Bakal Bangun Homestay di Kampung Wisata

Antara, Jurnalis · Kamis 16 September 2021 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 406 2471768 dongkrak-pariwisata-batam-bakal-bangun-homestay-di-kampung-wisata-gO5LU9XXZP.JPG Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno saat meninjau homestay di salah satu lokasi wisata (Foto: Kemenparekraf)

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mendorong pendirian homestay di kampung-kampung wisata dan pulau-pulau penyangga sebagai upaya menambah daya tarik pariwisata sekaligus meningkatkan perekenomian masyarakat setempat.

"Homestay merupakan bagian dari amenitas yang penting, terutama di pulau-pulau dan kampung wisata," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata.

Pihaknya beberapa kali menggelar pelatihan pengelolaan homestay (rumah penginapan) untuk warga yang tinggal di sekitar kampung wisata dan pulau-pulau penyangga yang berpotensi wisata.

Menurutnya, untuk meningkatkan pariwisata terdapat tiga aspek yaitu aksesbilitas, atraksi, dan amenitas. Umumnya, aksesbilitas ke destinasi wisata di Batam relatif baik, seiring dengan semangat pemerintah setempat untuk membangun insfrastruktur.

Baca juga: Pelaku Wisata Rampung Divaksin Covid-19, Batam Siap Sambut Wisatawan

Kemudian, dengan keindahan alam dan kekayaan budaya, destinasi Batam juga sudah memiliki atraksi. Namun kata dia, amenitas masih relatif kurang, terutama di kampung wisata dan pulau-pulau penyangga seperti Pulau Ngenang dan Pulau Belakangpadang.

"Padahal potensinya ada. Dan ini bisa memberdayakan masyarakat setempat," kata Ardi.

Dengan adanya homestay lanjutnya, maka ekonomi masyarakat dapat berputar lebih cepat. Tidak hanya dari menyewakan tempat menginap, namun juga pengembangan UMKM.

"Pelancong butuh makan, minum, dan cenderamata. Ini bisa disiapkan oleh warga," terangnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad juga menilai keberadaan homestay di destinasi wisata, terutama di pulau penyangga, penting. Ia turut mendorong pendirian homestay di Pulau Ngenang.

"Suasana kehidupan masih natural dan alami, gotong royong masyarakat sangat mendukung untuk pariwisata dan di Ngenang ada beberapa aktivitas dan atraksi untuk dijual kepada wisatawan," ujar Achmad.

Terlebih, banyak wisman yang menyukai berlibur dengan konsep kembali ke alam. Tentunya itu lebih cocok dengan menginap di homestay.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini