Sadis! Anjing Pitbull Sebesar Kuda Poni Serang 2 Wanita, Gigitannya Tembus ke Tulang

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Kamis 16 September 2021 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 406 2472115 sadis-anjing-pitbull-sebesar-kuda-poni-serang-2-wanita-gigitannya-tembus-ke-tulang-kGgKEDz5EJ.JPG Anjing pitbull serang wanita, gigitannya tembus ke tulang (Foto: Getty Images)

SEEKOR anjing jenis pitbull berukuran besar seperti kuda poni mini menyerang dua wanita, yang mana gigitannya sampai menembus tulang hingga mengalami luka serius.

Seorang tetangga bernyali besar keluar mempertaruhkan nyawa untuk menyelamatkan korban. Ia menusuk dan memukul anjing itu menggunakan batang besi untuk menjauhkan anjing dari korban yang sudah tak berdaya.

Anjing American Staffordshire Terrier ini dilaporkan memiliki berat lebih dari 80 kilogram dan digambarkan oleh tetangga seukuran kuda poni mini. Melansir dari Dailymail, anjing tersebut menyerang pemiliknya, seorang wanita berusia 54 tahun di rumah pedesaannya dekat Sydney.

Bahkan putri dan dua tetangganya juga ikut diserang ketika mereka mencoba untuk menangkis serangan dari anjing mengerikan itu.

Atas insiden ini, dua wanita dibawa ke rumah sakit dalam kondisi serius, satu di antaranya menderita gigitan yang mengakibatkan daging robek sampai ke tulang.

Baca juga: Seekor Anjing Mendadak Keluarkan Suara Aneh, Penyebabnya Bikin Kaget

Korban Pitbull Dievakuasi

(Proses evakuasi korban anjing pitbull, Foto: News9)

Seorang tetangga, Anthony Dennis mengatakan serangan terburuk terjadi pada wanita tua yang mengalami cedera pada wajah dan mereka membawanya ke Rumah Sakit Sydney.

"Ketika mereka mencoba melepaskan anjing dari wanita itu, seseorang memukul anjing tersebut dengan batang besi," kata Dennis.

Sementara tetangga lain yang enggan disebut namanya, menggambarkan bagaimana dia menyelamatkan para wanita itu dengan menusuk anjing menggunakan pisau setelah menempel di kaki salah satu korban.

“Gigitannya sampai ke tulang, saya bisa melihat tendonnyam,” katanya kepada Sunday Telegraph.

Inspektur Ambulans New South Wales (NSW), Gavin Wood mengatakan bahwa kedua wanita itu menderita luka gigitan yang mengerikan di sebagian besar tubuh mereka dan dibawa ke rumah sakit dalam kondisi yang serius.

"Itu adalah adegan yang menantang, tetapi paramedis melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan merawat pasien yang terluka sebelum mereka dibawa ke rumah sakit,” tambahnya.

Dewan Wollondilly Shire mengirim penjaganya untuk menangkap anjing yang melarikan diri dari tempat kejadian itu. Mereka telah memberikan lampu hijau kepada pemiliknya yang dianiaya untuk menjatuhkan binatang itu.

Menurut Dog Time, American Staffordshire Terrier memiliki banyak kesamaan dengan American Pitbull Terrier, meskipun mereka telah dibiakkan secara terpisah selama lebih dari 50 tahun. Mereka dianggap sebagai jenis dari Pitbull.

Baca juga: Ini 7 Kota Paling Ramah Anjing, Dog Lovers Wajib Tahu!

Seorang dokter hewan Sydney, Sam Kovac tidak ingin terrier yang saat ini tinggal di Australia dieutanasia, tetapi ia juga telah berulang kali menyerukan larangan untuk penjualan dan pembiakan jenis anjing tersebut.

Dokter hewan itu bersikeras bahwa mereka tidak boleh dibiakkan di negara ini. Kovac menjelaskan bahwa ras anjing itu adalah trah terkuat yang telah dibiakkan untuk bertarung dan membunuh.

Serangan itu terjadi hanya dua bulan setelah hewan peliharaan American Staffordshire Terrier secara fatal menganiaya bayi berusia lima minggu yang juga terjadi di Australia.

“Saya suka semua anjing, tetapi saya pikir ada beberapa ras yang benar-benar mewakili risiko yang tidak dapat diterima bagi masyarakat kita,” kata Kovac kepada Sky News pada Juli silam.

“Kita harus mengambil lebih banyak langkah untuk mencegah insiden mengerikan yang kita lihat akhir pekan lalu, di mana seorang bayi kecil yang dianiaya sampai mati oleh anjing peliharaan keluarga mereka,” tambah Kovac.

ABC News melaporkan pada 2019 lalu bahwa American Staffordshire Terrier ras murni atau campuran telah membunuh setidaknya empat orang di Australia selama periode enam bulan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini