Liburan ke Singapura, Ini 8 Aktivitas Wisata Seru yang Bisa Dinikmati

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 17 September 2021 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 406 2472549 liburan-ke-singapura-ini-8-aktivitas-wisata-seru-yang-bisa-dinikmati-t9MpHj6MPn.jpg Singapura (visitsingapore.com)

SINGAPURA memiliki sejumlah tempat wisata. Selain itu, Anda yang beragama Islam tak perlu khawatir, karena di beberapa kawasan negara ini Muslim friendly atau ramah bagi Muslim.

Setelah pandemi COVID-19 berlalu, Anda bisa pelesiran dengan aman dan nyaman ke Singapura. Mengunjungi beberapa spot menarik, dan tentunya yang ramah bagi muslim.

Baca juga:  5 Destinasi Wisata Kuliner Populer di Singapura, Dikunjungi Selebriti hingga Pemimpin Dunia

Dikutip dari siaran pers Tourism Board (STB) Indonesia, berikut ini delapan aktivitas menarik saat mengunjungi Singapura.

1. Chinatown

Salah satunya ialah kawasan Chinatown merupakan kawasan bersejarah di Singapura yang juga ramah Muslim.

Kawasan Pecinan ini, dapat menjadi tempat wisata budaya dan sejarah yang menyenangkan di Singapura. Meski demikian, Anda akan tetap menemukan sesuatu yang aman bagi muslim. Misalnya makanan halal bisa Anda temukan di area Chinatown.

 Ilustrasi

Chinatown Singapura (Wanderers and Warriors)

2. Nuansa Dia Sisi Zaman

Hal menarik lainnya di Chinatown Singapura adalah Anda dapat menemukan perpaduan dua sisi zaman yang harmonis. Ada sisi bersejarah yang penuh kenangan dan sisi modern yang memikat.

Nuansa yang berbeda di Chinatown ini, Anda akan merasakan suasana sejarah berdirinya Singapura. Hingga kini menjadi negara yang tak pernah sepi disinggahi wisatawan.

3. Mengunjungi 4 Tempat Ibadah

Selanjutnya di Singapura terdapat empat ibadah dari agama berbeda. Lokasinya sangat dekat di Chinatown, jadi Anda tidak perlu bepergian jauh untuk mengunjungi tempat-tempat ibadah.

Empat tempat ibadah yang dimaksud yaitu Masjid Jamae (Chulia), Kuil Sri Mariamman, Buddha Tooth Relic Temple & Museum, dan Gereja Fairfield Methodist.

Bagi Anda yang muslim tidak perlu khawatir untuk mencari masjid, karena sudah tersedia Masjid Jamae (Chulia) yang dapat disinggahi.

 

4. Berkunjung ke rumah tradisional peranakan NUS Baba House

Selanjutnya rumah bersejarah yang dibangun pada 1857. Ini merupakan aset sejarah Singapura yang menceritakan budaya peranakan Singapura.

Arsitektur dan interior NUS Baba House yang mencerminkan peranakan tradisional, semuanya dalam kondisi masih utuh dan sangat baik.

Baca juga:  Singapura Mulai Izinkan Turis Asing Berkunjung, WNI Boleh Masuk?

NUS sendiri merupakan singkatan dari National University of Singapore yang membeli dan memugar rumah ini.

Di sini Anda dapat menemukan lebih dari 2.000 artefak barang antik dan hiasan khas Peranakan. Dari mebel, peralatan rumah tangga, keramik, foto, buku, tekstil, dan lukisan.

5. Mengenal sejarah imigran China Singapura di Chinatown Heritage Centre

Oh iya, jika Anda berkunjung ke Chinatown, tak lengkap apabila belum mengetahui sejarahnya.

Chinatown Heritage Centre adalah tempat yang tepat untuk belajar mengenai sejarah kawasan Chinatown.

Menariknya, museum ini berada di kawasan pertokoan, yang memang dibuat untuk menunjukkan toko orisinal Chinatown pada era 1950-an.

Kemudian di Chinatown Heritage Centre, Anda juga dapat belajar mengenai perjalanan imigran dari China ke Singapura pada akhir abad 19. Terdapat fasilitas tur audio dan pameran interaktif di museum ini. Namun sementara ini Chinatown Heritage Centre ditutup, karena sedang dalam perbaikan.

 Ilustrasi

6. Kulineran di Chinatown

Ada banyak tempat untuk berwisata kuliner di Chinatown Singapura yang menawarkan rasa orisinal dari berbagai budaya kuliner setiap negara.

Makanan halal seperti kway teow, bebek panggang, mi tarik, omelet kerang, disajikan oleh restoran bintang Michelin sampai pusat jajanan kuliner.

Anda dapat mengunjungi Chinatown Complex, rumah dari 260 pusat jajanan kuliner dengan harga makanan yang terjangkau. Masih ada Maxwell Food Centre, pusat jajanan kuliner dengan banyak gerai makanan yang masuk Michelin Bib Gourmand.

Selain pusat jajanan kuliner, Anda dapat menuju distrik kuliner di Chinatown seperti Everton Park yang punya sederet kafe hipster kekinian, Ann Siang Road dan Club Street dengan banyak restoran trendi di sepanjang jalan.

Di Chinatown juga teradapat beberapa restoran halal, seperti berikut: Segar Restaurant. Restoran dengan sertifikat halal ini menarkan makanan oriental khas Singapura dan aneka boga bahari segar.

7. Berfoto di Mural-mural Estetik

Chinatown juga memiliki banyak mural atau lukisan dinding yang terlihat hidup. Setiap goresannya merupakan karya dari seniman lokal Singapura.

Mural-mural indah ini menarik wisatawan untuk berfoto dan melihat cerita di baliknya. Anda bisa melihat lukisan karya seniman Yip Yew Cheong berjudul My Chinatown Home yang menggambarkan area Chinatown zaman dulu.

Mural ini mengajak Anda untuk bernostalgia dalam sebuah rumah keluarga peranakan yang hangat. Mural ini berada di jalan 30 Smith Street dekat dengan Buddha Tooth Relic Temple.

8. Berburu Oleh-oleh

Jika pergi ke Singapura jangan lupa membeli oleh-oleh khasnya. Anda bisa berburu buah tangan, mulai dari souvernir hingga makanan.

Pagoda Street menjadi kawasan pertokoan andalan untuk membeli oleh-oleh seperti gantungan kunci, dompet, dan kaos dalam jumlah banyak dan harga bervariasi mulai dari dibanderol paling rendah hingga tinggi.

 Ilustrasi

Namun, jika ingin memilih oleh-oleh anti-mainstream, cobalah untuk berkunjung ke Pek Sin Choon, toko teh yang buka sejak 1925. Anda bisa menemukan teh dari berbagai penjuru dunia dan aksesoris minum teh dengan bentuk lucu.

Toko teh ini punya tradisi menyediakan teh gratis setiap hari di depan tokonya. Tujuan awalnya untuk melegakan dahaga para buruh yang bekerja dan tinggal di daerah sekitar toko.

Namun, tradisi ini terus berlanjut sampai sebelum pandemi. Teh bisa dinikmati siapa saja, termasuk wisatawan.

Ada pula Chop Wah On, toko minyak angin dan balsam yang berkhasiat untuk kesehatan. Toko ini buka sejak 1916 dan kini juga menawarkan berbagai minyak aroma terapi dengan wangi yang harum. Minyak angin dan balsam dari Cho Wah On sangat diminati warga lokal dan wisatawan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini