Anak Tak Kuat Pakai Masker karena Asma, Ibunya Merasa Dipermalukan Pramugari hingga Trauma

Nindi Widya Wati, Jurnalis · Jum'at 17 September 2021 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 406 2472743 anak-tak-kuat-pakai-masker-karena-asma-ibunya-merasa-dipermalukan-pramugari-hingga-trauma-Uj5hCbFCnd.JPG Seorang ibu menenangkan anaknya yang tidak nyaman mengenakan masker di pesawat karena menderita penyakit asma (Foto: Twitter/@robbystarbuck)

SEORANG balita penderita asma dikeluarkan dari penerbangan American Airlines oleh awak kabin lagi-lagi karena kebijakan penggunaan masker di pesawat.

Bahkan karena kejadian tersebut, ibu dari anak berusia dua tahun ini sampai mengecam pramugari yang memindahkan keluarganya dari penerbangan American Airlines.

Peristiwa bermula, ketika Amanda Pendarvis dan putranya, Waylon, sedang melakukan perjalanan dari Dallas ke Colorado. Lalu, ada seorang pramugari yang memerhatikan bahwa anaknya kesulitan mengenakan masker.

"Pramugari itu masuk ke interkom dan mengatakan ke seluruh penumpang 'Minta maaf atas keterlambatannya, dikarenakan kami sedang berurusan dengan penumpang yang tidak taat peraturan'," kata Pendarvis perihal kejadian tersebut.

Menurut Pendarvis, ia tidak menolak mengenakan masker, namun ia memang tidak ingin memakaikan masker pada sang anak.

Seorang ibu ini juga menggambarkan hal tersebut sebagai 'pengalaman paling memalukan atau traumatis' karena ulah pramugari bernama Carl.

Baca juga: 4 Tingkah Nyeleneh Penumpang Pesawat yang Paling Dibenci Pramugari, Jangan Dilakukan!

Setelah turun dari pesawat, pramugari Carl memintanya pergi untuk bertemu dengan petugas polisi.

Syarat Naik Pesawat

Penyebab anak itu tidak mengenakan masker, lantaran ia menderita asma dan memang tidak pernah memakai masker sebelumnya. Ditambah untuk tes Covid juga hasilnya negatif. Namun, tetap saja pramugari itu tak peduli.

Perihal peraturan tersebut, Presiden AS, Joe Biden memang mengharuskan semua penumpang moda transportasi umum berusia dua tahun ke atas untuk memakai masker wajah kecuali ketika makan atau minum, atau karena kendala lain yang mencegah seseorang untuk memakainya.

American Airlines memang menawarkan pengecualian disabilitas untuk pemakaian masker, tetapi mengharuskan penumpang untuk mendapatkannya terlebih dahulu. Namun, keluarga Pendarvis dilaporkan tidak memilikinya.

Baca juga: Curhat Co-Pilot Hadapi Captain Songong, Pernah Ngajak Ribut di Ruang Kokpit

"Laporan awal menunjukkan pihak tersebut menolak untuk mematuhi instruksi anggota kru untuk tetap duduk dan mengenakan masker wajah dengan aman menutupi hidung dan mulut mereka," kata Juru Bicara American Airlines kepada Live and Let's Fly.

Para penumpang telah setuju untuk mematuhi persyaratan memakai masker, bahkan juga diberi pesan ulang untuk penerbangan berikutnya ke Colorado Springs.

Namun, terkait peristiwa ini beberapa keluarga dengan anak kecil juga telah melaporkan pengalaman serupa di AS, dan menganggapnya sebagai sesuatu yang 'memalukan' dan 'menimbulkan trauma'.

Presiden dan salah satu pendiri kelompok advokasi konsumen Washington, Travelers Unite, Charles Leocha, mengatakan kepada Business Insider bahwa maskapai terlalu berat jika menyangkut anak kecil dan peraturan Covid-19.

“Maskapai penerbangan bersikeras agar anak berusia dua dan tiga tahun memakai masker, namun setiap saat akan selalu menghadapi masalah,” ujarnya.

Baca juga: Maskapai Ini Perkenalkan Seragam Pramugari, Komentar Netizen Bilang Nyesek

"Memperlakukan anak berusia dua tahun seperti anak berusia 30 tahun itu bodoh dan tidak wajar," tambahnya.

Maka untuk mengurangi kemungkinan perselisihan, ia menyarankan sebelum terbang: “Orangtua harus membantu anak-anak yang lebih kecil berlatih memakai masker sehingga anak-anak nyaman memakainya selama penerbangan," saran Leocha.

Namun ia berpendapat bahwa tanggung jawab juga dipegang pada maskapai penerbangan yang bersangkutan dengan tetap menggunakan akal sehat dalam penerapan aturan di lapangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini