Komplain Makanan Kelamaan, Pengunjung Malah Dipukuli Sapu oleh Pegawai Restoran

Lina Sharfina, Jurnalis · Jum'at 17 September 2021 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 406 2472768 komplain-makanan-kelamaan-pengunjung-malah-dipukuli-sapu-oleh-pegawai-restoran-MIlOtesiPA.JPG Pegawai restoran cepat saji pukuli pengunjung dengan sapu (Foto: The Sun)

PERISTIWA mengejutkan terjadi di sebuah restoran cepat saji di wilayah London selatan, Inggris. Seorang pekerja restoran memukul pelanggan wanita dengan menggunakan sapu setelah keduanya terlibat perkelahian.

Kekacauan terjadi sebelum tengah malam ketika pelanggan diduga dibiarkan menunggu hampir satu jam untuk makanan mereka.

Dalam video yang beredar di media sosial, seorang wanita pelayan restoran terlihat memukul seorang pelanggan dengan sapu. Perempuan itu memukul kepala korban secara brutal.

Pelaku lantas membanting gagang sapu kemudian kembali menghantam korban. Pengunjung lain di lokasi berusaha melerai keduanya. Bahkan seorang penjaga keamanan sampai kerepotan hingga berhasil memisahkan mereka dengan menyeret korban keluar.

Baca juga: 2 Penumpang Cekcok dengan Awak Kabin Gegara Masker, Ending-nya Nyesek

Setelah "perang" sapu, pelanggan lain yang berada di lokasi malah diusir pengelola restoran. Banyak pelanggan yang belum mendapatkan makanan yang telah mereka bayar.

Pertikaian tersebut diduga dipicu oleh keluhan seorang pelanggan akibat terlalu lama mereka menunggu makanan yang telah dipesan. Menurut seorang saksi, orang-orang dibiarkan menunggu menu mereka selama lebih dari 45 menit sebelum perkelahian itu terjadi.

"Makanan butuh waktu lama untuk tiba, saya pikir itu setidaknya 45 menit. Orang-orang mulai marah. Kemudian pekerja itu keluar dan mulai memukul seorang wanita dengan sapu," kata seorang saksi, menyitir The Sun.

"Pelanggan terjepit ke lantai, dia hanya berdiri di samping sebelumnya. Ada beberapa orang yang menghasut orang lain. Kemudian petugas keamanan mengusir kami tanpa pengembalian uang, dan kami telah menghabiskan banyak uang untuk makanan," keluhnya.

Sementara juru bicara restoran itu berujar; "Keselamatan dan keamanan orang-orang dan pelanggan kami adalah prioritas mutlak kami dan kami tidak menolerir segala bentuk perilaku anti-sosial di restoran kami," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Oleh karena itu, sangat mengecewakan melihat bagaimana situasi ini ditangani dan kami sedang menyelidiki insiden tersebut sepenuhnya sebagai hal yang mendesak (diusut)," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini