Hati-Hati! Penipuan Berkedok Liburan Merajalela, Begini Modus dan Cara Menghindarinya

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Sabtu 18 September 2021 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 406 2472903 hati-hati-penipuan-berkedok-liburan-merajalela-begini-modus-dan-cara-menghindarinya-ydrLe0wigP.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

PEMBATASAN perjalanan akibat COVID-19 membuat banyak orang sangat merindukan liburan. Ketika aturan itu dicabut, maka pemesanan tiket wisata di internet semakin melonjak. Kondisi ini bagaikan ladang subur untuk sejumlah oknum jahat.

Wisatawan telah diperingatkan atas meningkatnya penipuan yang menargetkan wisatawan. Penipuan phishing dirancang untuk mencuri uang dan data dari wisatawan yang memesan liburan.

Baca juga:  8 Kereta Gantung Terbaik di Dunia, Naiknya Nyaman Pemandangannya Spektakuler

Menurut penelitian dari para ahli, pandemi menjadi faktor utama atas peningkatan penipuan liburan. Turis menjadi sasaran penipuan phishing karena semakin banyak orang Inggris yang memesan liburan pascapandemi.

Ketika pembatasan perjalanan dicabut, telah terjadi lonjakan pemesanan liburan. Banyak resor populer melaporkan peningkatan jumlah wisatawan.

Sayangnya ini juga menyebabkan peningkatan penipuan liburan kejam yang menargetkan turis Inggris.

Melansir dari Express, Jumat (17/9/2021), banyak scammers menyerang wisatawan menggunakan penipuan email phishing atau situs web palsu, beberapa di antaranya sangat meyakinkan.

 

Jenis Penipuan Phishing

Phishing adalah jenis penipuan di mana scammer mengirim pesan palsu yang dirancang untuk mengelabui orang untuk memasang malware ke perangkat mereka.

 Baca juga: Ngebet Mau Liburan? Ini 3 Tips Liburan Aman dan Hemat Selama Pandemi

Wisatawan telah diperingatkan untuk memeriksa situs web pemesanan dengan hati-hati sebelum memasukkan informasi apa pun.

Anna Chung, salah satu peneliti, mengatakan: “Penjahat dunia maya selalu mencari cara untuk menjebak calon korban.”

“Sekarang mereka berusaha memanfaatkan keinginan kuat orang untuk bepergian, yang ditekan untuk waktu yang lama karena Covid,” tambah Anna.

Pelaku selalu memanfaatkan domain dan URL berbahaya yang meniru merek dan situs web terkenal yang akrab bagi pengguna. Scammers sering menggunakan logo perjalanan terkenal untuk mengelabui wisatawan agar memasukkan informasi pribadi.

Mereka bahkan mampu memanipulasi mesin pencari

Banyak URL scam berisi kata kunci seperti "liburan" dan "maskapai penerbangan" untuk mengelabui orang agar mengunduh malware.

 Ilustrasi

Cara menghindari penipuan

Turis juga telah diperingatkan tentang penipuan phishing dalam email. Email penipuan sering kali mengelabui wisatawan agar mengklik tautan. Jangan mudah terjebak dengan membuka tautan tanpa memerikanya dengan teliti.

Beberapa penipuan juga menawarkan penawaran murah kepada pengguna pada hari libur karena scammers menyadari keinginan umum. Sebaiknya wisatawan jangan lalai karena fokus mencari liburan yang murah.

Disarankan agar wisatawan menggunakan filter spam di email mereka untuk menghindari email penipuan.

Sebelum memasukkan informasi pribadi ke dalam situs web, wisatawan harus memeriksa ulang URL-nya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini