Cerita Menegangkan Pesawat Mati Mesin Setelah Terbang dari Bandara Juanda

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Sabtu 18 September 2021 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 406 2472999 cerita-menegangkan-pesawat-mati-mesin-setelah-terbang-dari-bandara-juanda-esniBCuNm6.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

SEORANG youtuber Tamara Delv menceritakan tentang insiden dialami pesawat Cathay Pacific 780 setelah lepas landas dari Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur menuju Hong Kong. Tapi, dalam penerbangan, maskapai asal Hong Kong itu mengalami kerusakan mesin.

Berdasarkan laporan Depertemen Penerbangan Sipil Hong Kong, pesawat tersebut mengangkut 322 orang, termasuk 13 kru pesawat. Dikendalikan oleh pilot Captain Malcolm Waters dengan kopilot atau First Officer David Hayhoe.

“Kita take off ke kronologi,” kata Tamara seperti dikutip dari video di kanal Youtube Tamara Delv, Sabtu (18/9/2021).

 Baca juga: Tiga Pramugari Diseret ke Pengadilan karena Suap Rp181 Juta

Peristiwa itu terjadi ada 13 April 2010. Pesawat Cathay Pacific 780 lepas landas dari Bandara Juanda ke Hong Kong. Sekitar 30 menit sebelum pesawat seharusnya mendarat, tiba-tiba pilot menyadari pesawat bermasalah. Dia mendengar suara mesin dari sisi kanan pesawat.

Captain pun mengandalkan satu mesin untuk bisa mendarat. First Officer segera menghubungi layanan darurat di bandara untuk memberi tahu keadaan mesin pesawat.

 

Keadaan di kokpit semakin menegangkan. Captain berencana melakukan pendaratan darurat dengan mengandalkan satu mesin.

Namun, mesin sebelah kiri mendadak ikut mati. Kehilangan dua mesin membuat pesawat terpaksa mendarat di lautan.

 Baca juga: Maskapai Ini Perkenalkan Seragam Pramugari, Komentar Netizen Bilang Nyesek

Di tengah siatuasi yang semakin kritis, keajaiban pun datang. Captain memiliki ide mendorong tuas mesin nomor satu dengan perlahan.

Cara tersebut berhasil menyalakan mesin dan membuat pesawat tidak jadi mendarat di lautan. Meskipun begitu, pesawat tetap mendarat dengan kecepatan tinggi.

Semua penumpang dan kru pesawat selamat dari insiden. Satu orang mengalami luka serius.

Departemen Penerbangan Sipil Hongkong segera menyediliki penyebab kerusakan. Dugaan awal terjadi masalah pada aliran bahan bakar.

"Bunyi peringatan yang muncul pertama kali di kopit adalah peringatan yang mengindikasi masalah aliran bahan bakar," tutur Tamara dalam video.

Tim investigasi akhirnya mendapat kesimpulan soal penyebab utama kerusakan. Tim mengungkapkan bahan bakar terkontaminasi oleh air garam. Sehingga bahan bakar sulit mencapai mesin.

"Serbuk garam sangat kecil dan halus," tambah Tamara menggambarkan bentuk air garam.

 Ilustrasi

Sebelum lepas landas, penerbangan Cathay Pacific 780 sempat mengisi bahan bakar di Surabaya.

Dugaan tim investigasi Cathay yang menyebutkan pipa di Surabaya mengandung air garam dibantah oleh pihak Pertamina.

Seorang juru bicara Pertamina berdalih 120 penerbangan juga mengisi avtur di Surabaya di hari yang sama. "Namun tidak ada pesawat lain yang mengalami insiden seperti penerbangan Cathay," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini