Pesawat Boeing 737 Bertengger di Tebing Pantai, Wisata Baru yang Unik di Bali

Aliefa Khaerunnisa Salsabila, Jurnalis · Sabtu 18 September 2021 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 408 2473091 pesawat-boeing-737-bertengger-di-tebing-pantai-wisata-baru-yang-unik-di-bali-TIiYLE9Gdh.jpg Bangkai pesawat Boeing 737 di Pantai Nyang-Nyang, Uluwatu, Bali (Foto AFP via CNA)

SEBUAH bangkai pesawat penumpang telah Boeing diseret ke puncak tebing tepi laut dekat Pantai Nyang-Nyang, Uluwatu, Kabupaten Badung, Bali untuk memikat wisatawan berkunjung ke Pulau Dewata yang masih dilanda virus corona.

Lebih dari selusin pekerja menggunakan derek untuk merakit bagian-bagian dari Boeing 737 di tebing dekat pantai Nyang Nyang minggu ini.

Baca juga:  5 Pantai Eksotis di Bali, Cocok untuk Liburan Bareng Orang Tersayang

Felix Demin, pemilik baru pesawat tersebut, berencana mengubah pesawat itu menjadi akomodasi wisata dan berharap itu akan menjadi tempat fotografi yang populer.

 

Melansir dari Channel News Asia, Sabtu (18/9/2021), Demin berharap atraksi itu bisa membantu menghidupkan kembali sektor pariwisata di daerah yang terpukul parah sejak perbatasan Indonesia ditutup untuk turis internasional pada 2020 akibat pandemi COVID-19.

 Baca juga: 5 Destinasi Wisata Horor di Bali untuk Uji Nyali, Berani Kunjungi?

Pengusaha Rusia dan penduduk Bali mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa pesawat yang dibongkar itu akan dijual sebagai besi tua ke China ketika dia membelinya.

Butuh waktu seminggu untuk mengangkut bagian-bagian pesawat ke tebing setelah mendapatkan izin akses yang diperlukan, tambahnya.

Demin mengatakan proyek tersebut menawarkan harapan untuk kebangkitan pariwisata di Bali, tetapi beberapa pengguna media sosial menyatakan khawatir bahwa itu akan merusak pemandangan pantai.

Pihak berwenang di Bali melonggarkan beberapa pembatasan minggu ini setelah pulau itu melihat lonjakan infeksi baru dan kematian akibat COVID-19 pada Juli dan Agustus 2021.

Ilustrasi

Bali biasa menarik jutaan pengunjung asing setiap tahun, dan meluncurkan rencana vaksinasi agresif untuk mencoba dan menghidupkan kembali pariwisata, yang sangat penting bagi perekonomiannya.

Sementara Kemenparekraf belum bisa memastikan kapan pariwisata Bali dibuka untuk turis mancanegara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini