Dibuang ke Laut Jepang, Pesan dalam Botol Terdampar di Pantai Hawaii Setelah 37 Tahun

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Sabtu 18 September 2021 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 18 406 2473221 dibuang-ke-laut-jepang-pesan-dalam-botol-terdampar-di-pantai-hawaii-setelah-37-tahun-8tOfqyrxxu.JPG Ilustrasi (Foto: Alamy)

SEBUAH botol kaca berisi pesan yang dibuang ke laut Jepang pada tahun 1984 ditemukan di Pulau Hawaii, sekitar 6.000 kilometer jauhnya.

Botol kaca yang dilepaskan ke laut oleh siswa SMA Choshi adalah bagian dari proyek penyelidikan arus laut. Penemuan botol lain pernah terjadi 2002 di Pulau Kikaijima.

“Kami pikir yang terakhir ditemukan di Kikaijima. Kami tidak pernah membayangkan yang lain akan ditemukan 37 tahun kemudian,” ungkap Wakil Kepala Sekolah SMA Choshi, Jun Hayashi belum lama ini.

Seorang gadis lokal Hawaii berusia 9 tahun menemukan botol itu di pantai berbatu. Di dalamnya ada formulir kontak dalam bahasa Jepang, Inggris, dan Portugis yang menjelaskan bahwa botol dilepaskan di lepas Pantai Choshi. Tertulis di dalam botol, meminta penemunya untuk menghubungi pemilik botol tersebut.

Baca juga: Yuk Keliling Jepang Naik Bus Mewah, Ada Pod Pribadi Lho!

Klub ilmu alam sekolah menengah melepaskan botol-botol itu ke laut pada tahun 1984 dan 1985 untuk menyelidiki arus laut. Secara keseluruhan, 750 botol dilepaskan ke laut dekat Pulau Miyakejima, Tokyo.

Sejak 1985, botol telah ditemukan di 17 tempat termasuk Prefektur Okinawa, Akita dan Kyoto. Mereka juga telah ditemukan di luar negeri di Midway Atoll di Amerika Serikat, dan kontak juga datang dari Filipina, Cina, dan pantai barat Amerika Serikat.

Setelah penemuan botol di Pulau Kikaijima, klub ilmu alam menghentikan kegiatan pencarian pada tahun 2007. Kartu pos dalam botol yang ditemukan di Hawaii dikembalikan ke Sekolah Menengah Choshi pada 3 September 2021 lalu.

Penemuan botol ini sangat menyentuh siswa sekolah. Dua siswa pun menulis surat penghargaan dalam Bahasa Inggris kepada gadis yang menemukan botol itu.

Nozomi Hakkaku dan Asuka Yamaguchi menulis tentang rencananya untuk mengirim miniatur bendera sebagai suvenir bersamaan dengan surat penghargaan.

Baca juga: 5 Kafe Bertema Anime Jepang Bikin Ogah Pulang

Salah satu dari mereka berkata; “Saya ingin menghargai hubungan yang dibawa botol itu kepada kita melintasi batas dan ruang-waktu,”

Sementara, Mayumi Kanda (54), seorang anggota klub pada 1984 turut berkomentar. “Saya terkejut, botol itu menghidupkan kembali kenangan nostalgia masa sekolah menengah saya. Saya berterima kasih kepada mereka yang terlibat," katanya melansir The Guardian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini