Kasus Covid-19 Harian Masih Tinggi, Kediri Mikir-Mikir Buka Tempat Wisata

Antara, Jurnalis · Senin 20 September 2021 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 20 406 2473840 kasus-covid-19-harian-masih-tinggi-kediri-mikir-mikir-buka-tempat-wisata-K2RIDbWr8e.JPG Gua Selomangleng, salah satu objek wisata ikonik di Kediri, Jatim (Foto: Antara/Prasetia Fauzani)

PEMERINTAH Kota Kediri, Jawa Timur, masih mengkaji izin untuk pembukaan lokasi wisata menyusul dengan semakin turunnya level PPKM di masa pandemi Covid-19 di Kediri.

"Kami masih kaji dulu. Ini boleh dibuka, anak-anak tidak boleh ke situ (lokasi wisata), di samping itu sekolah boleh (anak-anak masuk sekolah). Jadi, masih kaji kaji sambil persiapan," kata Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar.

Kendati level PPKM di Kota Kediri saat ini sudah turun, namun, Wali Kota tetap mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Waspada dilakukan di seluruh lokasi, terutama tempat keramaian. Masyarakat juga tetap dianjurkan mengenakan protokol kesehatan yang ketat dengan selalu mengenakan masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan.

"Level bisa naik turun, okelah sekarang dua (level dua), tapi tidak menutup besok satu, bisa empat. Kalau empat, kita sangat dirugikan, yang dirugikan adalah ekonomi, karena mengulang dari awal lagi. Ini harus dijaga bersama-sama, jangan takut sama polisi, Satpol PP, sama saya. Tidak ada siapa pun harus bermasker, tidak boleh berkerumun," terangnya.

Baca juga: Ribetnya Berwisata, Mau Scan Barcode Aplikasi Aja Susah Sinyal

Di Kota Kediri lanjutnya, hingga kini taman maupun tempat wisata masih tertutup untuk umum. Khusus untuk taman kini dimanfaatkan untuk lokasi vaksinasi massal. Masyarakat bisa datang ke lokasi taman di Kota Kediri untuk tujuan ikut vaksinasi dan bukan berwisata.

Beberapa taman yang dimanfaatkan misalnya di Taman Sekartaji Kediri, Taman Brantas, maupun Taman Tirtoyoso Kediri. Lokasi itu dimanfaatkan, selain luas juga lebih rindang. Banyak pohon besar dan tempatnya terbuka, membuat masyarakat yang ikut vaksinasi juga lebih nyaman.

Sebelum pandemi Covid-19, lokasi taman menjadi salah satu tujuan warga Kota Kediri untuk berkumpul. Di Taman Brantas, banyak wahana olahraga yang bisa dimanfaatkan, di antaranya arena BMX, skateboard, jogging track, senam, pedestarian dan taman bunga. Namun, semenjak pandemi Covid-19, lokasi taman ditutup untuk umum dan hanya dimanfaatkan sebagai lokasi vaksinasi.

Selain itu, di Kota Kediri ada banyak lokasi wisata, salah satunya Goa Selomangleng. Tempat wisata bersejarah ini menjadi pusat kunjungan warga Kota Kediri. Selain ke goa, pengunjung juga bisa menikmati peninggalan sejarah di Museum Airlangga, Kediri.

Namun, semenjak pandemi Covid-19 hingga sekarang aktivitas wisata di lokasi goa ditutup untuk umum. Hal ini juga mengikuti kebijakan dari pemerintah, untuk mengurangi kerumunan massa.

Sementara Kapolres Kediri, Kota AKBP Wahyudi menegaskan bahwa pihaknya tetap menyiagakan personelnya untuk operasi yustisi demi mencegah kerumunan warga, menekan penyebaran Covid-19.

"Di level dua ini, kami melaksanakan analisis dan evaluasi, titik-titik penyekatan di dalam kota kami buka, kontrolnya operasi yustisi," ucap Kapolres.

Baca juga: Doyan Makan Kelengkeng? Yuk Singgahi Desa Wisata Jambu di Kediri

Ia mengatakan, titik penyekatan di dalam kota itu dibuka dengan berbagai pertimbangan, salah satunya agar roda perekonomian masyarakat kembali menggeliat.

"Ini dibuka sekat di dalam kota, karena perekonomian ini kasihan sudah lama mati suri, apalagi di Jalan Doho dan jalan lainnya," ujarnya.

Sekadar informasi, di Kota Kediri, hingga Sabtu, 18 September 2021 lalu, terdapat 3.973 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sebanyak 45 orang yang masih dirawat, 3.554 orang telah sembuh, dan 379 di antaranya telah meninggal dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini