Inggris Puji AS Setinggi Langit Usai Putuskan Buka Pariwisata pada November

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Rabu 22 September 2021 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 406 2475050 inggris-puji-as-setinggi-langit-usai-putuskan-buka-pariwisata-pada-november-WqnsocaJ0q.JPG Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson (Foto: Reuters/Matt Dunham)

PELANCONG asal Inggris dan Uni Eropa yang divaksinasi penuh diizinkan memasuki Amerika Serikat mulai November mendatang. Pelonggaran ini mengakhiri pembatasan perjalanan akibat pandemi yang telah berjalan hampir dua tahun.

Aturan baru itu merupakan bagian dari perubahan kebijakan perjalanan internasional dan berlaku untuk mereka yang telah menerima dua dosis vaksin Covid-19.

Semua pelancong asing yang menuju ke AS harus menunjukkan bukti vaksinasi sebelum naik ke penerbangan, serta bukti tes Covid-19 negatif yang diambil selama tiga hari sebelum penerbangan.

Pengumuman ini mengakhiri peraturan pembatasan perjalanan selama 18 bulan yang diberlakukan oleh mantan presiden Donald Trump pada awal pandemi.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengapresiasi langkah Presiden Joe Biden yang memulihkan perjalanan.

Baca juga: November Turis Bebas Masuk Amerika, Uni Eropa: Ini Langkah yang Ditunggu

“Ini adalah dorongan yang fantastis untuk bisnis dan perdagangan, dan hebat bahwa keluarga dan teman-teman dapat bersatu kembali sekali lagi,” kata Johnson, melansir Sky.

Suasana Bandara di AS

(Foto: Instagram/@dfwairport)

Menteri Transportasi Inggris, Grant Shapps menambahkan; “Pada 2020 satu-satunya senjata yang kami miliki untuk memerangi penyebaran Covid-19 adalah memisahkan orang,” katanya saat berpidato di House of Commons.

Tetapi sebagai salah satu negara yang paling banyak divaksinasi di dunia, dia berkata: “Kita harus menggunakan keuntungan ini untuk memulihkan kebebasan yang hilang selama 18 bulan terakhir," katanya.

“Warga Inggris yang divaksinasi akan dapat melakukan perjalanan ke AS mulai awal November," timpal Shapps.

Sementara, Menteri Luar Negeri Inggris, Liz Truss memposting di Twitter. “Berita bagus untuk pelancong dari Inggris ke AS. Penting untuk pemulihan ekonomi, keluarga, dan perdagangan kita," tulisnya.

Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat, Karen Pierce juga melayangkan apresiasi terhadap kebijakan negeri Paman Sam.

“Kami bersyukur AS telah mengakui kemajuan yang telah dibuat Inggris dalam melawan Covid-19. Inggris termasuk negara dengan tingkat vaksinasi tinggi serta penurunan kasus," kata Pierce.

"Dengan keputusan ini, lebih banyak orang Inggris bersatu kembali dengan orang-orang terkasih di Amerika Serikat, lebih banyak wisatawan Inggris menghabiskan uang di sektor pariwisata Amerika, dan lebih banyak aktivitas bisnis untuk meningkatkan ekonomi kedua negara,” terangnya.

Cuitan Menlu Inggris, Liz Truss

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Uni Eropa Depak AS dari Daftar Perjalanan Aman

Sebelumnya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) segera memutuskan vaksin mana yang dapat diterima di AS. Di bawah kebijakan sebelumnya, hanya warga negara Amerika, keluarga dekat mereka, atau pemegang kartu hijau yang dapat memasuki AS dari Inggris atau Uni Eropa.

Namun, pemerintah AS juga memberikan pengecualian kepada orang yang memiliki kepentingan nasional. Otoritas setempat juga melarang perjalanan bagi siapa saja yang pernah bepergian dari China, Iran, Brasil, Afrika Selatan, atau India setidaknya 14 hari sebelum tiba di negara itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini