Ada Pendaki Hilang, Jalur Wisata Pendakian Gunung Guntur Langsung Ditutup

Antara, Jurnalis · Rabu 22 September 2021 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 22 406 2475064 ada-pendaki-hilang-jalur-wisata-pendakian-gunung-guntur-langsung-ditutup-G8i4ph91Li.JPG Gunung Guntur di Garut, Jawa Barat (Foto: Instagram/@acepsaepulloh_)

POLSEK Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat melakukan koordinasi dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menutup sementara jalur wisata pendakian Gunung Guntur. Hal itu disbabkan oleh adanya seorang pendaki yang hilang dan masih dalam pencarian petugas.

"Sementara ditutup kawasan pendakian sampai batas tujuh hari pencarian," kata Kepala Polsek Tarogong Kaler, Iptu Masrokan.

Ia menuturkan, petugas gabungan dari unsur Polri, TNI, Basarnas, BKSDA, dan relawan sudah melakukan pencarian terhadap pendaki yang hilang yakni Muhammad Gibran Arrasyid (14) warga Kampung/Desa Citangtu, Kecamatan Pangatikan, Garut.

Korban yang dilaporkan hilang sejak Minggu itu, kata dia setelah menyusuri kawasan Gunung Guntur belum juga ditemukan, hingga pencarian dihentikan. Pencarian kembali dilanjutkan hari ini Rabu (22/9/2021).

Selama proses pencarian itu, kata dia, maka kawasan Gunung Guntur dari jalur mana pun ditutup sementara bagi pendaki yang hendak menuju puncak gunung tersebut.

Baca juga: Pesona Situ Gunung, Wisata Indah yang Penuh Legenda di Sukabumi

Infografis Gunung di Indonesia

"Jalur pendakian di tempat lain yang mengarah ke sana ditutup, imbauan sementara jangan mendaki dulu karena sedang melaksanakan pencarian orang hilang," kata Masrokan.

Kepala Seksi Wilayah V Garut, BBKSDA Jabar, Dodi Arisandi menjelaskan, jalur pendakian Gunung Guntur sudah ditutup untuk pendaki sampai batas waktu belum ditentukan.

"Kita masih tutup sementara pendakian dari kemarin (Senin) sampai waktu yang tidak ditentukan, nanti kita lihat perkembangan di lapangan," kata Dodi.

Menurutnya, proses pencarian pendaki yang hilang di Gunung Guntur melibatkan 100 personel dari berbagai institusi dan juga sukarelawan atau warga setempat.

Selama pencarian, kata dia, petugas mengalami kendala cuaca yakni kondisinya mendung, gerimis, dan juga berkabut sehingga cukup menghambat saat mencari korban di kawasan gunung.

"Kami masih melakukan pencarian, total ada lebih 100 orang yang melakukan pencarian, memang salah satu kendala di atas itu agak mendung dan gerimis dan berkabut jadi cukup menghambat," katanya.

Sebelumnya, pendaki yang hilang itu datang bersama rombongan terdiri dari 11 laki-laki dan tiga perempuan yang melakukan pendakian ke Gunung Guntur, Sabtu sore.

Baca juga: Gunung Guntur, Pesona 7 Puncak dengan Medan Pendakian Menantang

Rombongan pendakian tiba di Pos 3 lalu memasang tenda untuk bermalam, dan keesokan harinya melanjutkan perjalanan pendakian ke puncak Gunung Guntur.

Namun korban lebih memilih tidak melanjutkan perjalanan menuju puncak dan tetap tinggal di Pos 3. Setelah temannya turun, korban tidak ada di tenda, barang atau peralatan milik korban pun masih ada di tempat.

Rombongan pendaki itu berusaha mencari korban hingga sore, namun tidak berhasil ditemukan hingga akhirnya melaporkan ke petugas jaga pos jalur pendakian Gunung Guntur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini