Raba Kaki Pramugari di Pesawat, Pria Ini Terancam 20 Tahun Bui

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Sabtu 25 September 2021 03:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 24 406 2476392 raba-kaki-pramugari-di-pesawat-pria-ini-terancam-20-tahun-bui-M6OsUk0Jps.JPG Ilustrasi (Foto: Employment Lawyers Toronto)

LEON Anderson mengaku bersalah atas tuduhan telah melecehkan seorang pramugari. Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Timur Arkansas mengatakan dalam rilis berita. Anderson berasal dari Maumelle, sebuah kota di luar Little Rock, Arkansas, Amerika Serikat.

Pria berusia 40 tahun itu dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap seorang pramugari dalam perjalanan dari Charlotte tahun lalu. Sekarang dia menghadapi hukuman dua dekade penjara.

“Insiden itu terjadi dalam penerbangan sekitar dua jam dari Bandara Internasional Charlotte Douglas ke Little Rock pada 11 Februari 2020,” kata jaksa.

Penerbangan tersebut dioperasikan oleh PSA Airlines, yang terbang dengan nama American Eagle, salah satu anak perusahaan dari American Airlines.

Baca juga: Potret Cantik Pramugari Nadya Aldesta, Senyum Manisnya Bikin Warganet Meleleh

Kronologi peristiwa berawal saat seorang pramugari sedang berjalan di lorong kabin sebelum lepas landas. Saat itulah Anderson tiba-tiba meraba kakinya.

“Karena terkejut, sang pramugari pun berbalik, dan Anderson meminta maaf. Dia mengatakan itu kesalahan,” kata jaksa.

Namun beberapa menit kemudian, Anderson dilaporkan melingkarkan lengannya di bahu pramugari dan mencoba meraih pinggangnya sambil meminta maaf lagi. Namun, 'sentuhan' yang tidak diinginkan tidak kunjung berhenti.

“Pramugari melanjutkan tugasnya, tetapi Anderson membuat komentar seksual yang tidak pantas kepada pramugari dan akhirnya menyentuh pramugari dua kali lagi secara seksual,” kata jaksa.

Sang pramugari akhirnya memberi tahu captain pilot, yang meneruskannya dengan menghubungi aparat penegak hukum.

Hakim mendakwa Anderson pada bulan Oktober atas satu tuduhan seksual yang kasar di sebuah pesawat. Pria itu pun mengaku bersalah atas tuduhan yang diajukan jaksa. Hakim federal belum menetapkan kapan sidang vonis Anderson.

“Dia menghadapi hukuman hingga 20 tahun penjara, denda USD250.000 (Rp3,5 miliar) dan tiga tahun pembebasan dalam pengawasan,” pungkas jaksa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini