Kisah Tukang Pos Lompat dari Kapal Setiap Hari demi Mengantar Surat

Aliefa Khaerunnisa Salsabila, Jurnalis · Senin 27 September 2021 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 406 2477356 kisah-tukang-pos-lompat-dari-kapal-setiap-hari-demi-mengantar-surat-EC4qTlDo2o.JPG Tukang pos kapal dituntut lincah bergerak (Foto: KUTV 2News)

SETIAP tahun, pemuda atletis di Woworth County Wisconsin mencoba pekerjaan musim panas yang unik. Ya, menjadi pengantar surat alias tukang pos. Pekerjaan tukang pos di sana tak sembarangan, karena dituntut memiliki tubuh atletis dan lincah dalam bergerak.

Pasalnya, mereka harus melompat dari kapal yang sedang bergerak ke dermaga pribadi, dan kemudian mengantarkan surat tersebut hingga melompat kembali ke kapal sebelum kapal itu melintas.

Penduduk Danau Jenewa telah mendapatkan surat yang dikirimkan dengan perahu sejak sebelum jalan dibangun di daerah tersebut, sehingga praktik tersebut telah menjadi semacam tradisi lokal, yang menarik banyak wisatawan ke daerah itu.

Faktanya, selama bulan-bulan musim panas, kapal pos dapat membawa sekitar 160 wisatawan dalam perjalanan pengiriman surat dan beroperasi dengan kapasitas penuh hampir setiap harinya.

Baca juga: Persiapkan Diri Anda, Kapal Pesiar Terbesar di Dunia Kembali Berlayar 2022

Kapal Pos

(Foto: Anna Harris/Flickr)

Menyaksikan dan merekam tukang pos yang melompat dengan lincah sambil mengantarkan surat ke sekitar 60 rumah di Danau Jenewa merupajan sesuatu yang dengan senang hati akan dibayar para pelancong.

Layanan Pos Amerika Serikat mempekerjakan enam tukang pos setiap musim panas. Untuk memilih yang terbaik, mereka melkukan uji coba tahunan di Danau Jenewa.

Seorang kandidat harus membuktikan bahwa mereka cukup atletis untuk melompat dari perahu surat yang bergerak dengan kecepatan 5 mph ke dermaga kayu penerima surat, mengirimkan surat mereka ke kotak surat, dan kemudian melompat lagi ke perahu sebelum lewat.

Biasanya, setiap tukang pos bisa melompat antara 45 hingga 60 kali dalam sehari. Beberapa di antaranya bisa terjatuh ke air beberapa kali sehari.

"Kotak surat, itu seperti 30 kaki dari perahu, dan kemudian kotak surat itu menghadap ke pantai, jadi sangat sulit untuk melakukan pertukaran itu dan pastikan Anda kembali ke perahu, jadi Anda harus pergi dengan cepat,” ucap seorang tukang pos kepada WISN-Channel 12.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini