Wajah Maudy Ayunda Mejeng di Times Square New York, Sandiaga: Keren Banget!

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 28 September 2021 07:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 406 2477858 wajah-maudy-ayunda-mejeng-di-times-square-new-york-sandiaga-keren-banget-RLTm7DqRBc.JPG Wajah Maudy Ayunda mejeng di billboard Times Square, New York, AS (Foto: Instagram/@maudyayunda)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno terlibat bincang secara virtual dengan selebriti muda Maudy Ayunda bertema ekonomi kreatif bagi masyarakat Indonesia. Dialog membahas soal peluang membuka lapangan kerja di masa pandemi Covid-19.

Namun, ada yang menarik ketika Sandiaga menyatakan bangga kala wajah Maudy Ayunda terpampang di billboard Times Square, New York, Amerika Serikat (AS).

Menurutnya, Times Square adalah tempat terbatas bagi orang-orang terbaik di dunia yang menonjolkan karyanya. Maudy pun terpilih sebagai salah satu publik figur Indonesia yang menampilkan wajahnya di kawasan elite tersebut.

"Mengukir prestasi dengan muncul di Billboard Times Square, keren banget," kata Sandiaga, dikutip dari akun Instagramnya, @sandiuno.

Baca juga: Sandiaga: Pembukaan Pariwisata Bali Segera Difinalkan dalam Rakor Menteri

Sandiaga dan Maudy Ayunda

(Foto: Instagram/@sandiuno)

Sementara, Maudy merasa bahagia, karena wajahnya bisa berkesempatan muncul di Billboard Times Square, melalui lagu di platform musik.

Mewakili Indonesia, yang membuat Maudy bangga dipilih untuk alasan kesetaraan gender di dalam musik dan industri kreatif.

"Kemudian, di dalamnya juga terdapat elemen gerakan sosial melalui billboard di Times Square," ucap Maudy.

Kemudian pada kesempatan itu, Sandiaga juga menjelaskan tentang pertumbuhan pariwisata di Indonesia yang berkaitan dengan lapang pekerjaan.

Menurutnya, ada 34 juta lapangan pekerjaan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Maudy pun termasuk selebriti, sekaligus pelaku parekraf di Tanah Air.

Pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan sektor yang paling terhantam selama pandemi, karena dengan pembatasan mobilitas.

"Mereka kehilangan mata pencaharian dan lain sebagainya," terang Sandiaga.

Inclusive Growth menurutnya, menjadi penopang dan pertumbuhan sektor parekraf, sekaligus merangkul masyarakat kehilangan pekerjaannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini