Share

Ada Pulau Nuklir Misterius di Tengah Laut, Disensor Google Maps dan Dilarang Mendekat!

Ruben Hard Silitonga, Jurnalis · Kamis 30 September 2021 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 29 406 2478877 ada-pulau-nuklir-misterius-di-tengah-laut-disensor-google-maps-dan-dilarang-mendekat-uNwEtverVL.jpg Pulau Mururoa terlihat buram sebelah di Google Maps (Google Maps)

PENGGUNA internet bermata elang telah menemukan sebuah pulau misterius di Polinesia Prancis. Tapi, dilihat dari Google Maps, pulau itu tampak jelas di satu sisi, tetapi kabur dan tersembunyi di sisi lain.

Ada yang sedikit mencurigakan dari foto pulau tropis terpencil bernama Mururoa tersebut di Google Maps.

Melansir dari News.com.au, Rabu (19/9/2021), citra satelit yang disediakan oleh layanan peta digital menunjukkan sisi kiri Mururoa di Polinesia Prancis, tetapi mengaburkan separuh lainnya.

Baca juga:  Fakta Pulau Terkutuk, Dihuni 'Monster' dan Banyak Orang Hilang Misterius

Sebagai ganti citra satelit, ada gumpalan kebiruan yang mengaburkan apa pun yang ada di bawahnya dari pengguna.

Moruroa adalah atol kecil di selatan Samudera Pasifik.

Tidak jelas mengapa sebagian besar pulau itu disensor, tetapi beberapa orang menduga itu terkait dengan sejarah nuklir pulau itu.

Prancis melakukan uji coba nuklir yang signifikan di atol antara tahun 1966 dan 1996, dengan sebanyak 181 uji coba dilakukan selama periode ini.

Baca juga:  5 Fakta Menarik Polinesia, Lokasi Bulan Madu Syahrini dan Reino Barack

Beberapa ledakan di pulau itu dikatakan 200 kali kekuatan bom yang dijatuhkan di kota Hiroshima Jepang pada tahun 1945.

Sebuah studi oleh Greenpeace menemukan bahwa uji coba nuklir tersebut mencemari air sejauh Peru dan Selandia Baru, dengan tingkat radiasi 12 milirem dilaporkan.

Tidak mengherankan, pulau ini terlarang bagi pengunjung.

Pengujian di situs tersebut dihentikan pada tahun 1996 setelah Presiden Prancis saat itu Jacques Chirac memerintahkan pembongkaran fasilitas pengujian nuklir.

Pada tahun 2018, pemerintah Prancis meminta Google untuk menarik semua gambar penjara Prancis dan situs sensitif lainnya dari web.

 Ilustrasi

Perintah itu mengikuti pelarian berani dari penjara dekat Paris yang melibatkan helikopter yang menerbangkannya ke halaman.

Pembunuh terkenal Redoine Faid dan antek-anteknya diperkirakan menggunakan Google Maps untuk mencari tahu tata letak penjara Reau.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini