Wisata Gunung Tidar dan Taman Kyai Langgeng Bisa Dibuka Asal PPKM Turun ke Level 2

Antara, Jurnalis · Kamis 30 September 2021 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 30 406 2479137 wisata-gunung-tidar-dan-taman-kyai-langgeng-bisa-dibuka-asal-ppkm-turun-ke-level-2-2SIcmF5wFQ.JPG Taman Wisata Gunung Tidar, Magelang (Foto: Instagram/@yodha_ardiansyah)

OBJEK wisata Gunung Tidar dan Taman Kyai Langgeng di Kota Magelang, Jawa Tengah, siap dibuka jika sewaktu-waktu pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah ini turun menjadi level 2.

"Pada prinsipnya Gunung Tidar dan Taman Kyai Langgeng begitu PPKM level 2 siap dibuka," kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang, Wulandari Wahyuningsih.

Ia menyampaikan saat ini PPKM Kota Magelang masih di level 3, sehingga objek wisata belum bisa dibuka. Objek wisata hanya diizinkan melakukan simulasi dan hal itu sudah dilakukan Gunung Tidar maupun Taman Kyai Langgeng.

"Perlu kami sampaikan, untuk Taman Kyai Langgeng kemarin sudah dua kali simulasi internal dengan dihadiri unsur gugus tugas, badan pengawas, dari TNI, Polri kemudian dari pariwisata, camat, lurah untuk mengecek sarana prasarana prokes," katanya.

Baca juga: Potensi Wisata Gunung Tidar Bisa Dikembangkan dengan Cara Ini

Wulandari memastikan, begitu ada penurunan level PPKM, objek wisata tersebut dibuka dengan ketentuan kuota pengunjung hanya 25 persen dengan penerapan prokes ketat.

"Prokes harus ketat, jangan sampai tempat wisata itu ada klaster baru," katanya dalam konferensi pers di salah satu ruang rapat Kantor Wali Kota Magelang.

Sekretaris Daerah Kota Magelang, Joko Budiyono mengatakan saat ini baru dilakukan uji coba maupun sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan sadar wisata, mengingat kota Magelang masih berada pada level 3.

"Jadi nanti diharapkan setelah agak longgar tempat wisata bisa dibuka, bisa dimanfaatkan tetapi dengan pemantauan, pengendalian yang ketat dari Satgas Penanganan Covid-19," katanya.

Menurutnya, simulasi untuk persiapan dilakukan seandainya sewaktu-waktu tempat wisata dibuka, karena diperkirakan setelah kondisi Covid-19 benar-benar terkendali, animo masyarakat akan banyak yang mengarah ke Gunung Tidar maupun Taman Kyai Langgeng.

"Kami juga sudah menyiapkan kegiatan-kegiatan rapat kecil, kemudian kegiatan masyarakat yang tidak terlalu banyak orang kami arahkan dilaksanakan di Kyai Langgeng, karena selama ini hanya membayari pegawai saja, tetapi tidak ada pemasukan maka lama-lama bisa bangkrut. Oleh karena itu kami membuat inisiatif beberapa kegiatan yang kecil-kecil dilaksanakan di sana," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini