Berapa Gaji Pilot di Indonesia dan Luar Negeri? Jumlahnya Bikin Geleng-Geleng Kepala

Wilda Fajriah, Jurnalis · Sabtu 02 Oktober 2021 06:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 01 406 2479814 berapa-gaji-pilot-di-indonesia-dan-luar-negeri-jumlahnya-bikin-geleng-geleng-kepala-IhH9x56f9M.JPG Ilustrasi (Foto: Pixabay)

BERAPA gaji pilot di Indonesia dan luar negeri? Mungkin pertanyaan itu pernah terbesit di pikiran Anda bukan?

Tak dipungkiri jika banyak orang yang bercita-cita menjadi pilot karena nominal gaji yang fantastis. Namun, hal itu setara dengan risiko yang harus ditanggung oleh seorang pilot.

Pilot bertugas mengoperasikan pesawat dengan aman. Seorang pilot bisa bekerja untuk pesawat komersial, helikopter untuk penyaluran barang dan informasi, maupun pesawat mesin kecil.

Selama dalam penerbangan, pilot berwenang melakukan berbagai tindakan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan keselamatan penerbangan.

Misalnya, apabila ada penumpang yang membahayakan penerbangan, pilot punya wewenang untuk memutuskan apakah pesawat putar balik atau melakukan pendaratan darurat di bandara terdekat guna menurunkan dan/atau menyerahkan penumpang ke otoritas bandara agar ditindak tegas.

Baca juga: 10 Benda Wajib Dibawa Pilot, Nomor 5 Ketinggalan Bisa Gagal Terbang!

Untuk menjadi seorang pilot, seseorang harus memenuhi beberapa syarat. Selain kesehatan tubuh, tentunya juga didukung dengan kemampuan spesialis dan kemampuan berbahasa asing.

Para pilot ini juga memiliki aturan jam terbang yang harus dipatuhi. Di Indonesia, pilot memiliki maksimal jam terbang 30 jam dalam waktu 7 hari, 110 jam untuk 30 hari, dan 1.050 jam dalam waktu satu tahun.

Sedangkan kisaran gaji pilot di Indonesia sendiri jika diambil yang nominal tertinggi berada di angka Rp50 jutaan per bulan, jika dihitung dalam setahun maka total sekitar Rp600 jutaan belum termasuk berbagai tunjangan.

Namun, Anda harus menempuh berbagai level terlebih dahulu sebelum mendapatkan gaji tersebut. Karena bayaran pilot akan disesuaikan dengan jabatan dan serta pengalamannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Okezone, untuk Second Officer, mereka rata-rata akan mendapatkan penghasilan Rp15 hingga Rp20 juta per bulan.

Sedangkan First Officer (Co-Pilot), mereka bisa mendapatkan Rp30 hingga Rp40 juta per bulan. Jika Anda sudah mengemban posisi Captain, barulah Anda bisa mendapatkan Rp45 hingga Rp50 juta per bulan.

Untuk maskapai dari negara lain, mereka memiliki kisaran gaji yang tentunya berbeda. Beberapa bahkan lebih tinggi dari standar pilot di Indonesia. Sebut saja, Singapore Airlines, di mana kisaran gaji yang didapat untuk pilot Junior mencapai Rp75 juta dan Rp135 juta untuk seorang pilot senior.

Baca juga: Pilot Ungkap Cara Menyelamatkan Diri saat Keadaan Darurat Lewat Jendela Kokpit Pesawat

Sedangkan untuk maskapai Malaysia Airlines, seorang pilot junior akan mendapatkan gaji sebesar Rp126 juta per bulan. Adapun untuk pilot senior, angka yang bisa didapat hingga Rp181 juta per bulan. Sungguh nominal yang fantastis bukan?

Sementara itu, negara yang mampu membayar pilot lebih tinggi adalah China. Maskapai China Airlines mampu membayar pilot hingga USD300 ribu atau setara dengan Rp4,2 miliar per tahun untuk para pilotnya.

Pilot yang juga YouTuber kondang, Captain Vincent Raditya mengatakan, besar gaji pilot sebenarnya tergantung pada maskapai tempatnya bekerja dan pesawat yang dibawa.

Pilot yang bekerja di maskapai A dan membawa Jet, berbeda dengan yang membawa helikopter. Tapi antara pilot pesawat Jet di maskapai A dan B gajinya kadang berbeda.

“Misalnya maskapai A ada 3 jenis peswat, propeler, jet, helikopter. Maskapai memberikan gaji, contoh ya, anggap saja untuk propeler USD10.000 atau Rp145 jutaan, untuk jet USD15.000 atau Rp218 jutaan, helikopter USD20.000 atau Rp292 jutaan. Lalu ada maskapai B, hanya ada pesawat jet. Mereka bisa saja menawarkan gaji USD8.000 atau Rp116 juta untuk captain,” jelas Captain Vincent dilansir dari channel YouTube-nya.

“Variabelnya (untuk pertimbangan gaji pilot-red) banyak sekali, tergantung dari maskapainya,” kata dia.

Perusahaan maskapai yang sedang sangat membutuhkan pilot biasanya akan menawarkan gaji lebih tinggi dibanding maskapai pesaingnya. Hal ini dilakukan untuk menarik perhatian pilot.

“Maskapai yang desperate membutuhkan pilot akan memberikan gaji yang lebih besar dibanding maskapai-maskapai lainnya. Karena jika satu maskapai tidak mau bersaing untuk memberikan gaji yang cukup kepada pilotnya, mungkin dia tidak akan mendapatkan pilot,” tandasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini