2 Kerangka Anak Kecil yang Hidup 3.600 Tahun Lalu Ditemukan di Situs UNESCO

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Minggu 03 Oktober 2021 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 02 406 2480277 2-kerangka-anak-kecil-yang-hidup-3-600-tahun-lalu-ditemukan-di-situs-unesco-n2yLyXCTXU.jpg Kerangka anak kecil kuno ditemukan di Arslantepe Mound, Turki (Hurriyet Daily News)

DUA kerangka anak kecil yang hidup 3.600 tahun lalu ditemukan dalam penggalian dilakukan oleh tim arkeolog di Arslantepe Mound, situs warisan dunia UNESCO yang menyimpan sejarah 7.000 tahun lalu di provinsi timur Malatya, Turki.

Profesor Francesca Balossi Restelli yang memimpin penggalian tersebut mengatakan bahwa penggalian telah berlangsung selama dua bulan dan akan selesai pada 7 Oktober 2021.

Menurut Restelli, mereka sudah mencapai lapisan Chalcolithic Akhir selama penggalian tahun ini dan menemukan rumah-rumah elit di sana.

Baca juga: Gerbang Kuil Zeus Magnesia Ditemukan, Lokasi Ini Kota Terkemuka Zaman Kuno

"Kami sudah berada di tanah rumah. Di sol, kami menemukan berbagai keramik, termasuk keramik kecil, besar, dan yang sangat berbeda. Ada pot keramik dan gelas kecil, serta menemukan lemari yang terbuat dari biji-bijian dan lumpur,” katanya kepada kantor berita Anadolu Agency.

Ada tiga ruangan yang penuh dengan keramik. “Kami sedang mengeluarkannya dan mengambil sampel dari pangkalan untuk analisis kimia. Dengan analisis ini, kami akan memperoleh lebih banyak informasi,” ujar Restelli seperti dilansir dari Hurriyet Daily News, Sabtu (2/10/2021).

 

Restelli mengatakan, bahwa jarum yang terbuat dari tulang hewan juga ditemukan di tempat ini. Jarum tersebut digunakan untuk membuat pakaian pada waktu itu.

Vas dan guci besar juga ditemukan selama penggalian dan digunakan untuk mengawetkan produk pertanian. Dua dari guci itu berisi kerangka dua anak.

Baca juga:  Keunikan Salt, Kota Bersejarah yang Jadi Situs Warisan Dunia Baru

Restelli menyatakan bahwa kerangka-kerangka yang ditemukan di dalam guci itu berasal dari periode Kalkolitik Akhir sekitar 3.600 SM.

“Tanggal pasti dari kerangka itu, serta apakah anak-anak itu memiliki penyakit atau tidak akan terungkap pada akhir pemeriksaan.” sambungnya.

Restelli menambahkan mereka juga menemukan wadah keju Chalcolithic. "Belum jelas bagaimana mereka menggunakannya, tetapi kami akan melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahuinya. Itu ditemukan di rumah-rumah dari era Chalcolithic Akhir. Hewan seperti sapi, kambing, dan domba digunakan di Arslantepe pada masa itu, sama seperti sekarang ini. Kami menemukan sejumlah besar tulang hewan.” kata Restelli.

Penggalian yang berasal dari periode Het akhir juga dilakukan di utara gundukan itu.

“Di sana, kami telah mencapai lapisan baru. Kami menghancurkan sebuah bangunan monumental besar yang telah didirikan di situs itu. Dalam penggalian yang sedang berlangsung, dinding mulai lagi. Kami menemukan anting-anting emas yang berasal dari 900 SM di dinding,” kata Restelli.

 Ilustrasi

Restelli mengatakan tentang Arslantepe, sebuah gundukan yang sangat penting, "Ini adalah situs yang sangat indah untuk ditinggali, tepat di tepi dataran Malatya. Sebab itu, pemukiman berlangsung selama ribuan tahun. Kita akan dapat bekerja di sini selama ratusan tahun. Para arkeolog akan menggali beberapa artefak yang menarik dan kita dapat memahami sejarah dengan lebih baik.” tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini