Lagi Asyik Piknik, Sepasang Turis Diserang Beruang hingga Harus Dilarikan ke RS

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Selasa 05 Oktober 2021 02:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 04 406 2481173 lagi-asyik-piknik-sepasang-turis-diserang-beruang-hingga-harus-dilarikan-ke-rs-FixK4x0F6b.jpg Ilustrasi beruang (Freepik)

SEPASANG suami-istri cedera dan dilarikan ke rumah sakit setelah diserang beruang hitam saat liburan di Blue Ridge Parkway di Asheville, North Carolina, Amerika Serikat. Akibat serangan ini, jalan dekat objek wisata terkenal tersebut ditutup.

Pasangan itu dirawat di Rumah Sakit Mission setelah dianiaya beruang, pada 29 September 2021. Sebelum serangan terjadi, anjingnya sudah memberi tahu ada beruang yang mendekat lokasi keduanya berekreasi.

“Pria dan wanita itu sedang piknik di bukit yang berumput ketika anjing mereka menggonggong untuk memberi tahu bahwa ada beruang di sekitar,” kata Leesa Brandon, juru bicara Blue Ridge Parkway seperti dilansir dari USA Today, Senin (4/10/2021).

Baca juga:  Viral Beruang dan Anaknya Asyik Main Perosotan di Taman Sekolah, Girang Amat Kayak Bocah

Anjing yang tidak diikat itu berlari ke arah beruang dan menggonggong dengan keras.

Dalam pernyataan oleh Dinas Taman, beruang itu bertindak membela diri terhadap anjing dan pasangan tersebut. Kemungkinan besar gelisah karena anjing itu.

Selama beberapa menit berikutnya, ada serangan yang berulang-ulang oleh beruang, sementara pasangan dan anjing itu mundur ke kendaraan mereka yang aman.

 

Sementara itu, jenis kelamin beruang belum dikonfirmasi. Brandon menyatakan bahwa beruang itu digambarkan masih muda, tetapi tidak berumur satu tahun dan beratnya sekitar 200 pon.

Parkway adalah tempat perlindungan bagi beruang karena menyediakan habitat alami, hutan, dan perburuan dilarang.

Di lahan parkway, anjing harus diikat sepanjang 6 kaki. Pemilik yang tidak mengikat anjing mereka dengan tali dapat didenda sebesar USD50.

"Saat ini, tagihan denda belum dilakukan," kata Brandon.

Brandon juga menambahkan pasangan itu menderita luka robek dan cakaran dalam pertempuran dengan beruang, tetapi anjing mereka tidak terluka.

Baca juga:  Seorang Wanita Tewas Dianiaya Beruang, Tubuhnya Ikut Dimakan

Musim gugur adalah salah satu waktu tersibuk di taman bagi manusia, jutaan orang melakukan perjalanan melalui jalan setapak indah yang melewati langsung Asheville untuk melihat dedaunan musim gugur.

Parkway merupakan unit yang paling banyak dikunjungi dari National Park Service dengan 14,1 juta pengunjung pada tahun 2020.

Ini juga merupakan musim makan yang penting bagi beruang sebelum mereka memasuki hibernasi musim dingin.

Saat berada di sana, pengunjung harus berhati-hati dan mengikuti aturan BearWise, seperti mengikuti peraturan penyimpanan makanan, menjaga hewan peliharaan dengan kalung anjing, dan menjaga jarak pandang yang aman dari beruang.

Penjaga hutan sangat menyarankan untuk melawan dengan benda apa pun yang tersedia jika diserang oleh beruang hitam. Perlu diingat beruang mungkin melihat Anda dan hewan peliharaan Anda sebagai mangsa.

Meskipun jarang, serangan terhadap manusia memang terjadi, dan dapat menyebabkan cedera atau kematian.

Menurut laporan otopsi yang diperoleh oleh Citizen Times pada 18 Agustus, seorang pria ditemukan tewas di Great Smoky Mountains Park pada tahun 2020, kemungkinan besar dibunuh oleh beruang hitam yang terlihat mengais-ngais tubuhnya.

 Ilustrasi

Brandon mengatakan penjaga taman dan ahli biologi satwa liar dari Komisi Sumber Daya Margasatwa N.C sedang mencari beruang hitam di daerah itu.

“Pejabat akan secara manusiawi menidurkan beruang itu jika ditangkap dan diidentifikasi secara positif berdasarkan prosedur komisi margasatwa taman dan negara bagian. Keputusan yang tidak pernah dilakukan dengan mudah," jelas Brandon.

Menanggapi ratusan komentar publik yang diposting di media sosial yang mempertanyakan mengapa beruang itu dibunuh, kantor urusan publik parkway memberikan komentar di Facebook.

"Sama sekali bukan hal yang aneh bagi beruang untuk menggertak, mengeluarkan rahang, mendengus, dan menginjak kaki mereka, ketika bertemu dengan seekor anjing, dengan atau tanpa tali. Namun, serangan ini tidak biasa karena beruang itu tidak seperti biasanya agresif dan terus mengejar manusia yang terlibat setelah anjing itu dipindahkan. Dan terus menyerang kendaraan pasangan itu setelah mereka semua berada di dalamnya dan ancaman (pasangan dan anjing mereka) telah dihilangkan. Ini bukan perilaku beruang defensif yang biasa atau karakteristik, dan menunjukkan respons predator. Di ruang publik dengan lalu lintas tinggi, ini menimbulkan risiko yang tidak dapat diterima."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini