Dipakai Melamar Kekasih, Pesawat Bawa Spanduk 'Maukah Menikah denganku' Malah Jatuh

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis · Rabu 06 Oktober 2021 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 05 406 2481728 dipakai-melamar-kekasih-pesawat-bawa-spanduk-maukah-menikah-denganku-malah-jatuh-VebZLFoRc9.jpg Pesawat Cessna jatuh di Montreal, Kanada (New York Post)

SEBUAH pesawat kecil yang digunakan seorang pria untuk membuat kejuatan dalam meminang kekasihnya agar mau menikah dengannya, jatuh di Parc Dieppe, Montreal, Kanada.

Kecelakaan menimpa pesawat yang membawa spanduk bertuliskan "Will you Marry Me? Atau Maukah Kamu Menikah denganku?" itu menewaskan seorang penumpang. Pilot pesawat nahas tersebut dirawat rumah sakit.

 Baca juga: Kenapa Jendela Pesawat Berbentuk Oval? Ternyata Ada Peristiwa Tragis di Balik Ini

Melansir dari New York Post, Rabu (6/10/2021), pesawat Cessna 172 1974 berusia hampir 50 tahun, jatuh di Parc Dieppe, Montreal, dekat le Saint-Hélène pada Sabtu lalu sekira pukul 18.00 waktu setempat. Sekitar lokasi itu berlangsung festival musik.

“Pilot itu telah diidentifikasi bernama Gian Piero Ciambella, pemilik Aerogram, sebuah biro iklan udara,” kata polisi setempat.

Pihak berwenang juga mengatakan tidak jelas apakah penumpang yang meninggal, yang belum disebutkan namanya adalah pria yang telah merencanakan untuk melamar.

 

Beberapa saat setelah jatuh, video menunjukkan pesawat kecil itu dilalap bola api besar, sementara responden pertama bergegas ke tempat kejadian untuk segera memadamkan api dan membawa korban ke ambulans.

 Baca juga: Terungkap! Ini Angka-Angka Sial yang Dihindari oleh Maskapai Penerbangan

Polisi terlihat menutup jalan-jalan terdekat dan berpatroli di Sungai St. Lawrence di dekat lokasi tanda lamaran pernikahan telah jatuh.

Penyebab kecelakaan itu belum dikonfirmasi, tetapi polisi telah menerima keluhan tentang masalah mesin. Mesin pesawat itu dikirim ke Ottawa untuk diselidiki lebih lanjut.

Ciambella adalah pilot pemenang penghargaan dan melakukan pendaratan darurat di Parc Avenue yang ramai di Montreal, setelah kegagalan mesin menggunakan pesawat yang sama yang jatuh pada hari Sabtu.

“Ciambella adalah pilot yang sangat berpengalaman,” kata Paul Fréchette, seorang pilot dan mantan penyelidik Dewan Keselamatan Transportasi.

 ilustrasi

Saat kondisi Ciambella membaik, polisi berharap bisa berbicara dengannya.

Juru bicara TSB, Chris Krepski mengatakan: "Kami tidak mengesampingkan apa pun."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini