Ungkap Makna Rebo Wekasan, Bupati Babel: Tradisi Budaya yang Harus Dijaga

Antara, Jurnalis · Rabu 06 Oktober 2021 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 06 406 2481991 ungkap-makna-rebo-wekasan-bupati-babel-tradisi-budaya-yang-harus-dijaga-enYVSvFzua.JPG Bupati Bangka Belitung, Mulkan (Foto: Antara)

BUPATI Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Mulkan menilai tradisi Rebo Wekasan yang diselenggarakan warga Desa Air Anyir Merawang merupakan momentum pemersatu antar warga.

"Tradisi Rebu Kasan (Rebo Wekasan) merupakan warisan kakek nenek atau leluhur terdahulu dan memiliki nilai budaya yang cukup penting dalam mempersatukan warga," katanya di Merawang, Rabu (6/10/2021).

Kegiatan tradisi Rebo Wekasan yang rutin dilakukan masyarakat Air Anyir setiap tahun kata bupati, menjadi sarana mempererat silaturhami antar masyarakat sebagaimana yang dilakukan orangtua dahulu.

"Orangtua kita dulu mengemas tradisi Rebu Kasan sebagai sarana silaturahmi, berkumpul dan saling tukar pendapat antar warga karena sehariannya disibukkan dengan kegiatan masing-masing," jelasnya.

Baca juga: 3 Situs Warisan Dunia di Indonesia, Kaya Sejarah dan Budaya

Bupati minta generasi sekarang harus dapat mempertahankan tradisi atau adat istiadat warisan orangtua sebelumnya mengingat tidak semua desa mempunyai tradisi budaya seperti Rebo Wekasan yang dilaksanakan setiap hari Rabu terakhir bulan Safar.

"Kita memiliki banyak ragam tradisi dari berbagai suku di masing-masing desa sebagai kekayaan adat daerah yang harus terjaga kelestariannya," ujar Mulkan.

Keragaman adat dan tradisi budaya daerah warisan nenek moyang lanjutnya, menjadi penyangga pertumbuhan sektor kepariwisataan untuk menarik wisatawan.

(put)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini