Duh, Batik Air Tujuan Jakarta Gagal Terbang Gegara Landasan Bandara Ambles

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 06 Oktober 2021 11:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 06 406 2482025 duh-batik-air-tujuan-jakarta-gagal-terbang-gegara-landasan-bandara-ambles-xly2hn25Bp.jpg Pesawat Batik Air (Okezone)

PESAWAT Batik Air tujuan Jakarta batal terbang dari Bandara Internasional Aji Pangeran Tumenggung Pranoto di Samarinda, Kalimantan Timur, pada Selasa 5 Oktober 2021. Penyebabnya karena landasan gelinding (taxiway) bandara ambles.

Semua penumpang pesawat Airbus 320-200 registrasi PK-LAQ tersebut yang berjumlah 103 orang kemudian diturunkan dan dikembalikan ke ruang tunggu. Pesawat ditarik ke apron atau tempat parkir bandara.

Baca juga: Batik Air Rute Palu-Jakarta Delay karena Ada Garis Melengkung di Kaca Kokpit

Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, Batik Air telah mempersiapkan prosedur penerbangan menurut standar operasional.

“Pengecekan pesawat dijalankan sebelum keberangkatan dan dinyatakan laik terbang serta beroperasi (airworthiness for flight). Persiapan layanan 103 tamu dan kargo berjalan lancar selama di darat,” katanya.

Batik Air nomor penerbangan ID-6257 tersebut semula dijadwalkan berangkat dari Samarinda, pada Selasa kemarin pukul 15.15 Wita dan diperkirakan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 16.20 WIB.

Baca juga: Penumpang Batik Air yang Sesak Napas Akhirnya Meninggal Dunia

Danang mengatakan, saat itu pesawat PK-LAQ mulai bergerak menuju runway (landas pacu) melalui taxiway (landas gelinding/ landas hubung).

Ketika berada tepat (posisi sempurna sesuai jalur) di taxiway, pilot memutuskan untuk menunda keberangkatan (menghentikan pergerakan pesawat) dikarenakan merasakan struktur permukaan aspal pada landas hubung seperti tidak normal (berbeda sebagaimana semestinya).

Pilot berkomunikasi dengan petugas lalu lintas udara serta petugas layanan darat (ground handling) untuk melakukan pengecekan.

“Batik Air menerima konfirmasi, bahwa landas gelinding dimaksud harus dilakukan pengecekan, karena kondisi ambles. Untuk itu, guna mempermudah proses pergerakan posisi pesawat ke apron (landas parkir) dengan cara didorong (ditarik mundur), maka guna mengurangi beban pesawat seluruh tamu dan kargo diturunkan,” kata Danang dalam keterangan tertulis.

Ilustrasi

Para tamu dikembalikan ke ruang tunggu untuk mendapatkan pelayanan dan informasi lebih lanjut. Batik Air menyampaikan, bahwa posisi pesawat pada jalur normal dan tidak tergelincir.

Proses penarikan pesawat membutuhkan waktu. Selama proses pengecekan dan perbaikan landas hubung, tidak ada penerbangan yang beroperasi untuk fase lepas landas dan mendarat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini