Tak Perlu Kucing-kucingan Lagi, Sultan Izinkan Pelancong Luar Yogyakarta Berwisata

Agregasi KR Jogja, Jurnalis · Kamis 07 Oktober 2021 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 06 406 2482101 tak-perlu-kucing-kucingan-lagi-sultan-izinkan-pelancong-luar-yogyakarta-berwisata-sQ9IMpcl8r.JPG Objek wisata Kali Bebeng, Kaliurang, DIY (Foto: Instagram/@susidarto)

GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sultan Hamengku Buwono X memberi lampu hijau pembukaan destinasi pariwisata di wilayahnya bagi wisatawan dari luar kota.

Akan tetapi, semua harus mematuhi syarat penerapan protokol kesehatan ketat dan pengunjung wajib telah divaksin Covid-19.

Selain itu, destinasi wisata yang beroperasional harus sesuai dengan daftar tempat wisata yang telah tercantum dan direkomendasikan dalam Surat Edaran (SE) terbaru Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

“Dari pada wisatawan kucing-kucingan datang ke DIY, jadi Pak Gubernur memberikan izin orang luar kota untuk masuk ke DIY, tetapi dengan pengawasan dan aturan-aturan protokol kesehatan dan wajib menggunakan Peduli Lindungi lebih ketat," ungkap Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, melansir laman KRjogja.

"Hal itu lebih baik sebab statusnya destinasi wisata di DIY masih banyak yang belum buka, tapi orang-orang pada sembunyi-sembunyi datang ke sini. Sebab, memang banyak destinasi wisata yang meskipun statusnya tutup tetapi bisa buka,” tambahnya.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Instagramable di Yogyakarta, Liburan Serasa di Eropa

Infografis Wisata Malam di Yogyakarta

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Singgih menyampaikan kesiapan dibukanya kembali destinasi wisata maupun reaktivasi pariwisata di DIY yang paling penting harus mengantongi sertifikasi CHSE Kemenparekraf.

Sertifikasi CHSE adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha pariwisata, destinasi pariwisata, dan produk pariwisata lainnya untuk memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan.

“Bisa katakan sertifikat CHSE ini merupakan protokol kesehatan yang wajib dimiliki usaha pariwisata, destinasi pariwisata dan produk pariwisata di DIY. Setidaknya sudah ada 300 tempat usaha pariwisata di DIY baik hotel, restoran, lokasi wisata, tempat penjualan oleh-oleh yang telah mengantongi sertifikasi CHSE. Bagi yang telah mendapatkan CHSE ini sudah sangat siap untuk beroperasional kembali, sertifikat itu sebagai tanda buktinya,” ucap Singgih.

Sedangkan destinasi wisata lain seperti objek wisata alam, wisata berbasis masyarakat, desa wisata dan sebagainya yang belum mendapatkan sertifikasi CHSE dipastikan sedang dan sudah dilakukan verifikasi.

Hal tersebut lanjut Singgih, guna memastikan kesiapan pengelola usaha pariwisata di DIY mulai dari peralatan, Sumber Daya Manusia (SDM) dan segala sesuatunya untuk mendukung protokol kesehatan CHSE.

“Jadi untuk membuka seluruh destinasi wisata di DIY, kami tinggal menunggu aba-aba dari pemerintah pusat. Sebab sudah banyak destinasi yang mendapatkan sertifikasi CHSE tersebut dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan maupun pendataan wisatawan bagi kebutuhan tracing dan tracking. Tidak lupa wajib terhubung dengan aplikasi Peduli Lindungi dan Visiting Jogja,” tuturnya.

Di lain pihak, Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bobby Ardyanto Setyo Ajie mendukung destinasi di DIY yang siap diizinkan beroperasional.

Baca juga: Merapi Park Gelar Uji Coba Pembukaan Terbatas Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Menurutnya, destinasi sebaiknya dibuka diikuti monitoring dan evaluasi sesuai prosedur yang harus dilakukan. Di mana syarat wisatawan bisa masuk harus mematuhi protokol kesehatan 5M dan memiliki aplikasi PeduliLindungi yang jadi poin utama.

“Saya setuju agar pemerintah konsisten dari sisi aturan dengan monitoring dan evaluasinya dibanding melarang karena pergerakan wisatawan itu tetap ada. Terkadang kebijakan yang dibuat abu-abu seperti syarat vaksinasi, menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan surat kesehatan bagi pelaku perjalanan, saya pikir sudah cukup menjadi garansi agar wisatawan bisa masuk ke destinasi,” ujar Bobby.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini