Masuk Wahana Air Disuruh Timbang Badan, Ibu Geram Anaknya Jadi Korban Body Shaming

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Kamis 07 Oktober 2021 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 07 406 2482502 masuk-wahana-air-disuruh-timbang-badan-ibu-geram-anaknya-jadi-korban-body-shaming-EBaxKvOmRH.JPG Ilustrasi (Foto: Getty Images)

SEORANG ibu menyalahkan pengelola wahana air, Adventure World di Perth, Australia, ketika putrinya yang masih remaja ditimbang di depan umum. Ia kemudian diberitahu bahwa sang anak tidak bisa menaiki seluncuran air.

Adventure World berdalih tindakan tersebut bertujuan untuk mengelola keselamatan pengunjung di tempat wisata.

Pengunjung yang mengantre untuk wahana seluncuran air harus berdiri di atas timbangan untuk melihat apakah mereka memenuhi persyaratan berat badan.

Jika mereka dianggap terlalu berat, lampu timbangan menyala merah dan mereka diminta untuk meninggalkan antrean.

Baca juga: Bocah 11 Tahun Tewas saat Bermain Wahana Air, Satu Orang Kritis

Rupanya hal ini dianggap memalukan bagi beberapa orang yang berwisata di taman air itu. Sang ibu mengungkapkan putrinya yang berusia 13 tahun merasa terhina dan malu setelah menjalani pemeriksaan berat badan.

"Putri sulung saya membawa putri bungsu saya, yang memiliki kebutuhan khusus, naik seluncuran," kata sang ibu kepada The West Australia.

"Begitu di atas dia dihentikan dan diminta untuk menimbang berat badan. Setelah lampu berkedip merah, petugas berkata bahwa putri saya tidak bisa menaiki seluncuran karena berat badannya,” timpalnya menceritakan kronologi kejadian.

Sang ibu kemudian meminta pengembalian dana untuk tiket masuk mereka ke taman hiburan. Adventure World di Perth sejak itu meminta maaf karena menerapkan sistem timbangan.

Dalam sebuah pernyataan di Facebook, CEO Andrew Sharry mengatakan; "Ini adalah upaya kami untuk memperkenalkan sistem pengelola keamanan dengan lebih baik. Tetapi, komunikasi kami tentang sistem seluncuran air telah mengecewakan tamu kami,” kata Sharry.

"Pada hari Senin, saya terhubung dengan seorang ahli yang berspesialisasi dalam citra tubuh dan gangguan makan. Sekarang saya dapat melihat bagaimana sistem keamanan seluncuran air ini dianggap traumatis dan mengecewakan tamu,” terangnya.

Ia pun mengaku menyesal dan telah meminta maaf secara pribadi kepada keluarga yang terlibat dalam insiden itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini