Share

Ibu-Ibu Melahirkan Bayi Prematur di Pesawat, 200 Penumpang Cemas

Anisa Suci Maharani, Jurnalis · Jum'at 08 Oktober 2021 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 07 406 2482878 ibu-ibu-melahirkan-bayi-prematur-di-pesawat-200-penumpang-cemas-qeUpSJ2abz.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

SEORANG wanita hamil melahirkan di pesawat  Air India dalam penerbangan dari London menuju Kochi, India. Sekira 200 penumpang maskapai itu cemas saat ibu-ibu itu hendak melahirkan.

Beruntung dalam pesawat tersebut ada penumpang berprofesi dokter dan perawat. Bersama awak kabin, mereka membantu proses persalinan sang ibu yang melahirkan bayi laki-laki.

Baca juga: Wanita Ini Melahirkan di Pesawat, Air Ketubannya Pecah di Ketinggian 30.000 Kaki

Para penumpang lain merasa bahagia saat bayi tersebut lahir dan ibunya juga selamat. Tapi, karena kondisinya prematur, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut terhadap ibu dan bayinya, pesawat dialihkan pendaratan ke Frankfurt, Jerman.

Melansir dari media Outlook India, Jumat (8/10/2021), dua dokter dan empat perawat yang berada di pesawat dengan nomor penerbangan AI 150 tersebut membantu wanita itu dalam persalinan prematur.

“Penumpang tersebut membutuhkan perawatan medis sehingga pesawat dialihkan ke Frankfurt,” kata juru bicara Air India.

Baca juga: Penumpang Hamil Harus Jujur saat Check-in

Peristiwa itu terjadi dalam penerbangan, Selasa 5 Oktober 2021. Pesawat terbang dari London ke Kochi membawa 202 penumpang, dan saat mendarat di Frankfurt bertambah jadi 203 karena ada satu bayi baru lagir.

“Kami mendapat kejutan kedatangan di udara. Seorang bayi laki-laki lahir,” tulis maskapai di Facebook.

Maskapai mengatakan pesawatnya dilengkapi dengan semua peralatan medis yang diperlukan dan krunya berpengalaman untuk menangani kondisi semacam ini.

Ilustrasi

Sang ibu bersama bayi dan penumpang lain turun dari pesawat dan dibawa ke rumah sakit di Frankfurt, kata juru bicara itu. Dia menambahkan bahwa bayi yang dilahirkan baik-baik saja.

“Petugas kami terus berhubungan dengan keluarga dan semua dukungan yang diperlukan diberikan. Segera mereka akan terbang pulang bersama kami," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini